Baterai Lampu PJUTS di Bangka Tengah Banyak Dicuri, Harga per Satuan Capai Rp3 Juta
BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Baterai Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sebagian dicuri. Akibatnya sejumlah lampu penerangan tidak beroperasi sebagaimana mestinya.
Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Dinperkimhub) Bangka Tengah, Fernando Situmorang, Selasa (8/10/2024) di kantornya.
“Biasanya oknum ini melakukan pencurian pada baterai lampu PJUTS, harga 1 baterai bisa Rp2 hingga Rp3 juta,” ujar Fernando.
Ia menuturkan, saat ini Kabupaten Bangka Tengah memiliki 505 lampu PJUTS dan kurang lebih 50 persen rusak, karena aksi perusakan berupa vandalisme.
“Rusaknya kebanyakan material, terutama karena dicuri, selain itu karena usia pakai yang sudah lama,” ujarnya
Ia mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, pihaknya mendapatkan bantuan lampu PJUTS dari Kementrian, namun belum serah terima, lampu tersebut sudah ada yang rusak karena dicuri.
“Tahun 2022 dapat bantuan 90 unit lampu PJUTS, kemudian 2023 sebanyak 60 unit lampu PJUTS, namun belum ada serah terima, bateriannya sudah ada yang hilang,” terangnya.
“Tahun 2023 itu, ada yang baru dipasang 1 hingga 2 bulan, tapi baterainnya sudah hilang,” sambungnya.
Dikatakan Fernando, ke depannya jika ada bantuan lampu PJUTS, pihaknya akan melakukan pemasangan di dekat rumah warga, agar lebih bisa diawasi masyarakat sekitar.


