“Selain itu, OTT dapat membongkar persekongkolan tertutup yang hampir tidak mungkin dibongkar dengan metode penegakan hukum konvensional. Kami yakin, OTT selalu bisa menjadi petunjuk yang mengungkap kasus-kasus lain dan sampai saat ini selalu terbukti di pengadilan,” ujarnya sebagaimana yang dikutip dari media beberapa waktu lalu.

Sementara eks Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menilai operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan menjadi ajang unjuk gigi KPK setelah 8 bulan ‘berpuasa’.

Yudi berharap KPK bisa menunjukkan eksistensi dalam pemberantasan korupsi.

“OTT kali ini penting untuk menunjukkan eksistensi KPK di mata publik terkait upaya pemberantasan korupsi. Kita tahu dari beberapa survei menempatkan kepercayaan terhadap KPK, termasuk yang terbaru indikator politik menempatkan KPK di bawah lembaga penegak hukum lain,” kata Yudi kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Polisi Adalah Penegak Hukum, Bukan Politisi

Terlepas apa pun strategi yang dilakukan institusi hukum di negeri ini untuk menjerat para pengaksi aksi purba yang bernama korupsi.

Kita berharap usaha untuk memberantas bahkan membumi hanguskan praktek purba korupsi harus terus berjalan. Terus digelorakan. Bukankah kita telah menyatakan perang terhadap perilaku purba yang bernama korupsi.

Setidaknya operasi tangkap tangan (OTT) akan memberikan efek jera kepada para pelakunya dan mengingat kita untuk tidak berlakon korupsi. Menjauhi perilaku purba korupsi.

Lagi pula buat apa kaya raya dan berharta banyak kalau menyusahkan orang banyak. Menyusahkan khalayak ramai.

Pada sisi lain, tentunya program pencegahan korupsi patut pula dikedepankan. Terus digelorakan. Digemakan.

Upaya pencegahan korupsi memang tidak menjadi kerja KPK sendirian. Masyarakat memiliki peran dalam mencegah tindak pidana korupsi.

Baca Juga  KPK Tetapkan 5 Tersangka dalam OTT di Medan, Terseret Tipikor Pembangunan Jalan Rp231 Miliar

Hanya saja, sedari awal KPK memang menjadi salah satu pionir dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ngomong-ngomong, apakah di daerah pembaca pernah ada operasi tangkap tangan (OTT)?

Jadi merinding bulu kuduk. Haban Isik dalam bahasa Toboali.Tulisan pun tiba-tiba berhenti di sini. Tangan jadi bergetar.
Ngeriiiii….

Toboali Oktober 2024

Rusmin Sopian, Penulis yang tinggal di Toboali, Bangka Selatan