“Justru kita harus mendukung yang legal, dari kegiatan legal ini banyak yang didapat dan bisa bermanfaat untuk masyarakat, seperti menambah pemasukan daerah dan CSR, dari sana perekonomian masyarakat akan terbantu,” tuturnya.

“Coba bayangkan sekian banyak nanti personel yang akan disiapkan, kemudian ada karyawan bekerja, mereka pasti butuh sarapan dan makan siang serta tempat tinggal, maka akan memajukan perekonomian tingkat lokal,” sambungnya.

AKBP Aditya menuturkan, potensi konflik harus disikapi dengan cara yang elegan, supaya tidak semakin tajam dan persoalan yang ada, harus dicari solusi terbaik.

“Pendekatan kita sampai saat ini masih humanis dan untuk mencegah adanya kegiatan ilegal di Beriga, nantinya ada pelibatan masyarakat, orang-orang desa juga akan direkrut menjadi panitia, kita bersama dengan pihak TNI, Satpol PP dan Stakeholder terkait juga akan ikut mengawasi,” pungkasnya.

Baca Juga  Ternyata Korban Arisan Bodong di Bateng Ada Belasan Orang, Kerugian Capai Rp2 M