“Ketika tidak mufakat artinya kami akan melakukan voting, tapi kami menghindari melakukan voting dan mengutamakan musyawarah,” terangnya.

Diungkapkan Batianus, sebenarnya semua komisi bagus dan berimbang, tapi hanya saja Komisi III bidang pembangunan memang seringkali diperebutkan.

Namun, sejauh pengamatan Batianus sampai dengan saat ini anggota-anggota DPRD justru banyak mau merapat ke Komisi II bidang pemberdayaan ekonomi dan pendidikan.

“Banyak yang rebutan ke Komisi II juga, tapi semuanya sama, setelah didiskusi, dibahas dan diberi pengertian, semua (komisi) sama,” ujarnya.

Batianus menegaskan, di lembaga DPRD Bangka Tengah tidak pernah menggunakan cara lobi-lobi kotor dalam rangka pengisian komisi-komisi atau AKD.

“Di DPRD Bangka Tengah, saya sudah tiga periode, dengan ini kami tidak pernah bermain uang untuk menjadi Ketua Komisi atau Pimpinan AKD, paling lobi-lobi biasa,” pungkasnya.

Baca Juga  Innalillahi, Ibu dan Anak Meninggal Tewas usai Tabrakan di Jalan Desa Ranggung