Ia menambahkan, jika dulu yang menggunakan narkoba adalah mereka dari keluarga broken home dan kalangan ekonomi mapan. Namun sekarang dari semua kalangan, ada petani, insinyur, dokter, polisi hingga pelajar dan lainnya.

“Dir Resnarkoba, amankan jangan sampai anggota kita terlibat narkoba. Bekali mereka bagaimana mendeteksi ciri-ciri orang yang membawa narkoba,” ujarnya.

Saat ini bentuk narkoba juga bermacam-macam, ada seperti pil, permen dan minuman yang bisa dihirup, telan dan kunyah sehingga aparat penegak hukum yang berdekatan ada potensi yang sangat besar terlibat narkoba.

“Ini sangat menguras tenaga dan pikiran kita untuk menyelamatkan bangsa sehingga kita harus terus bersinergi menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya.*

Baca Juga  Tingkatkan Akuntabilitas, Itwasda Polda Babel Audit Kinerja Polres Bangka Barat