“Saya bingung data yang dipakai terkait dengan apa yang ditanyakan beda. Jadi di sana ada kenaikan di sini ada penurunan yang signifikan termasuk rentan kemiskinan beda,” ujar Mansah.

Lanjut, Ia menekankan pentingnya penggunaan data yang konkret untuk mengukur tingkat kemiskinan secara akurat.

“Ini Pak nomor urut 1 ya ini perlu menjadi perhatian terkait data ini biar lebih konkrit lagi, data mana yang lebih dipakai untuk mengukur tingkat kemiskinan dan rentan miskin yang hari ini ada di Bangka Barat,” tegasnya.

Menurut Mansah, dari data yang ia lihat, dari 2018 hingga 2020 memang terjadi penurunan angka kemiskinan, tapi tidak signifikan.

“Jadi tidak ada kenaikan signifikan untuk penurunan kemiskinan di Bangka Barat dalam beberapa tahun terakhir ini,” ucapnya.

Baca Juga  Awasi Debat Publik Pertama, Bawaslu Bateng: Tak Boleh Ada Anak di Bawah Umur