Kapolres Bateng Harap Tidak Ada Lagi Pengusiran Warga di Beriga
Kapolres Bateng Harap Tidak Ada Lagi Pengusiran Warga di Beriga
BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Polemik pro (dukungan) dan kontra (penolakan) terhadap rencana pertambangan di laut Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) berujung pada pengusiran satu keluarga.
Samayani sekeluarga diusir dari Dusun Berikat, karena telah bersikap pro atau mendukung rencana penambangan timah di laut Desa Batu Beriga yang menjadi lokasi mencari nafkah mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai nelayan.
Forkopimda Bangka Tengah telah berusaha mengembalikan Samayani sekeluarga ke rumahnya di Dusun Berikat, namun memutuskan mengungsi lagi ke rumah saudaranya, karena merasa belum nyaman.
Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, kepolisian harus bisa memberikan jaminan keamanan ke masyarakat Dusun Berikat, Desa Batu Beriga.
“Semua masyarakat mempunyai hak yang sama, termasuk dari sisi jaminan keamanan untuk mereka berkehidupan di lingkungan ini,” ujarnya, Selasa (29/10/2024).
Ia menerangkan, Samayani sekeluarga telah mengungsi selama lima hari pasca diusir dari Dusun Berikat, kemudian Polres Bangka Tengah juga memonitor dan melakukan langkah-langkah penyelesaian.
