Itulah optimisme seorang Gol A Gong, yang kemudian menjelma menjadi semangat untuk “berdaya dengan buku” dengan terus menyebarkan virus membaca dan menulis ke setiap pelosok Indonesia utamanya kepada generasi muda.

Ihwal itulah pada setiap sesi kegiatanya Gol A Gong selalu menyelipkan pengajaran membaca dan menulis bagi generasi-generasi mudah Indonesia.

Harapannya sederhana, semakin banyak tulisan atau buku yang beredar di masyarakat semisal cerita rakyat, kebudayaan, kuliner atau pariwisata mampu secara perlahan menguatkan minat baca masyarakat karena beragamnya sumber bacaan.

Memang benar apa yang kemudian dikatakan oleh Gol A Gong dengan ”membaca itu sehat” karena memang membaca dapat menghadirkan banyak manfaat.

Orang-orang hebat seperti Mark Zuckerberg, Bill Gates, atau Warren Buffet adalah seorang kutu buku yang menjadikan membaca sebagai kebiasannya sehingga banyak inovasi yang mereka ciptakan.

Baca Juga  Strategi Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut

Terlebih bagi orang-orang yang mau dan tergerak menuliskan apa yang menjadi kegemaranya dalam sebuah tulisan, kata Gol A Gong itu “hebat”.

Kenapa? karena dengan menulis apapun itu genrenya, orang menjadi memiliki sumber bacaan sehingga keluar minat baca dalam dirinya.

Itulah “hebat”, karena ketika sesorang membaca tulisan yang kita tulis, di pikiranya akan memuncul ide, gagasan atau wawasan baru sehingga menjadi lebih produktif dari sebelumnya.

Mari seperti yang dipetuahkan Mas Gol A Gong, kita mulai untuk membaca dan menulis karena benar “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat”.

Baca, Baca, Baca, dan Menulislah!

Toboali, 11 November 2024

Agustian Deny Ardiansyah merupakan salah satu pengajar di SMPN 2 Tukak Sadai, Bangka Selatan.

Baca Juga  Perjuangan Nelayan Tambak Lorok dalam Menjaga Tradisi di Tengah Gelombang Modernisasi