Menggali Potensi Blue Ekonomi Bangka Belitung Secara Holistik
Oleh: Dr. Darus Altin
Seperti yang tertuang dalam RPJPN 2025-2045 bahwa Tema pembangunan Provinsi Bangka Belitung adalah Mandala Pengembangan Quality Tourism dan Ekonomi Biru. Tentunya tema ini sesuai dengan karakteristik wilayah Babel sebagai daerah kepulauan yang dikelilingi laut.
Jalur laut yang dimiliki Bangka Belitung juga menjadi salah satu lintasan alternatif dari jalur perdagangan internasional. Ini berarti menjadi poin penting bahwa strategisnya kepulauan Babel untuk dikembangkan. Selain itu, potensi besar yang terdapat di wilayah laut Babel tentunya menjadi kekayaan daerah dan berdampak terhadap perekonomian Babel. Untuk itu, prioritas pembangunan daerah bisa mengarah kepada prioritas utama pemanfaatan wilayah laut dan potensi bahari.
Potensi bahari berkaitan dengan sumberdaya laut yang ada. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian secara holistik atas potensi bahari tersebut. Dari data yang ada bahwa nilai produksi perikanan tangkap Babel mencapai 8,86 triliun rupiah.
Selain itu potensi lain di laut seperti kerang dara, teripang, siput gonggong, rumput laut dan lain sebagainya. Hanya saja secara data berapa besar potensi tersebut belum terupdate dan terverifikasi secara komprehenship.
Seperti yang kita ketahui, bahwa kerang dara mengandung vitamin B12 dan Omega 3 yang berfungsi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan hasil penelitian Safar Dodi, peneliti Oceanografi LIPi pada tahun 2011 bahwa potensi kerang dara di perairan Desa Belo Laut bahwa dari potensi budidaya kerang dara dari 14 hektar areal budidaya diperkirakan menghasilkan 150 ton per ton dengan nilai mencapai 600 juta rupiah.
Berdasarkan hasil riset Ardiansyah, 2012 bahwa potensi teripang di perairan Bangka banyak ditemukan berjenis teripang pasir yang banyak digunakan untuk bahan makanan.
Hasil penelitian Melki dan Agus Salim, 2023 ditemukan bahwa di Pulau Panjang, Bangka Belitung cocok dijadikan sebagai budidaya rumput laut karena ditemukan jenis rumput laut yang tumbuh alami di perairan pulau tersebut.
Beberapa riset tersebut sebagai informasi awal dan perlu update lebih mendalam pada kondisi terkini.
