DPRD Gagas 3 Raperda Inisiatif Terkait Disabilitas, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif
“Kemarin kami sudah menganggarkan anggarannya, satu raperda sementara ini sebesar Rp30 juta untuk kajian akademisnya,” ujarnya, Selasa (12/10/2024).
Kemudian, Batianus menilai UMKM di Bateng ada beberapa kluster yang belum terpenuhi sehingga digali, didorong dan diarahkan menjadi ekonomi kreatif.
Ekonomi kreatif tersebut diciptakan dalam rangka pemenuhan pertumbuhan perekonomian yang mempunyai target tumbuh sebesar 3,6 persen di tahun 2025.
Tiga hal yang akan dirancang menjadi perda tersebut nantinya akan mengatur soal hak-hak dan perhatian disabilitas dalam bentuk anggaran dan pelayanan publik.
Sementara itu, ekonomi kreatif akan mengatur soal pelaku usaha yang memanfaatkan kemajuan teknologi digital dalam lingkup pemasaran.
“Perda inisiatif ini DPRD lebih intens menggalinya dari sudut pembahasan. Ini dibahas satu tahun anggaran,” imbuhnya.
