Oleh: Hendrawan, S.T., M.M.

Ini merupakan refeksi/hasil latihan intensif kita selama 2 bulan atau 16 kali pertemuan, dengan durasi 3 jam inti per pertemuan. Event ini juga sebagai ajang uji coba atlet untuk melihat progress hasil latihan intensif selama ini.

Setelah kita dapatkan hasil pantauannya, maka kita evaluasi per personal atlet untuk persiapan event yg lebih besar. Pelatih telah mengantongi catatan kemampuan tanding tiap individu secara real time sesaat setelah sesi pertandingan di kategori kelas atlet yang bersangkutan, yang mana akan dijadikan alat ukur treatment terhadap atlet tersebut ke depan agar terjadi peningkatan prestasi per individu atlet. Misal, teknik, strategi, speed, power, respons, stamina, dan hal lainnya. Semua dipantau dan dicatat saat pra pertandingan-bertanding-pasca pertandingan.

Baca Juga  Guru Hari Ini

Kita berada pada peringkat 4 dari 8 jajaran kontingen yang sudah berpengalaman di berbagai event, ini prestasi yang baik dengan tolok ukur 2 bulan latihan intensif. Potensi-potensi atlet kita telah nampak dari kelas Pra Usia Dinai, Usia Dini, hingga Senior, meskipun di beberapa kelas kita belum berkesempatan meraih medali.

Semua itu tidak lepas dari support berbagai pihak, terutama para orang tua atlet yang sangat baik dalam komunikasi dan koordinasi dengan pihak FORKI Bangka Selatan melalui Bidang Pembinaan Prestasi dan Sarpras (Binpres). Mereka (Orang Tua Atlet)  senantiasa ikut memonitor perkembangan (progress) kemampuan/skill anak-anaknya selama mengikuti latihan intensif ini.

Keren para orang tua atlet Karate Bangka Selatan. Meskipun mereka bukan mantan atlet karate, bahkan mereka tidak paham karate. Tetapi dukungan untuk kemajuan dan prestasi olahraga karate sangat bagus.

Baca Juga  Manfaat Puasa Ramadan dalam Psikologi Islam