“Anak muda apakah sudah punya pekerjaan, kami dengan Ibu Dwi siapkan lapangan pekerjaan buat kita semua. Bagi ibu-ibu, hadirnya Ibu Dwi mendampingi saya, nanti akan berikan masukan untuk kita semua agar ibu, anak muda, tebal kantongnya,” ujarnya.

Mansah mengatakan, hadirnya Mandiri dalam kampanye dialogis ini bukan semata-mata menjadi paslon. Namun demikian untuk membawa perubahan Babar dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Terlebih, Babar punya Kawasan Industri Tanjung Ular.

“Tadi saya ditanya melalu Tiktok live pertambangan di Tembelok, Keranggan yang hari ini statusnya belum jelas legalitas. Kami bersama Ibu Dwi nanti akan kita legalkan melalui wilayah pertambangan rakyat, ini yang akan kita ajukan, biar legalitas jelas,” ujarnya.

Baca Juga  Nekat Nambang Timah di Keranggan dan Tembelok, 7 Penambang Terpaksa Rayakan Tahun Baru di Penjara 

Selain itu, kepada anak-anak muda dan khususnya generasi milenial, Mansah telah membuktikan bagaimana cara merangkulnya. Jauh sebelum menjadi bupati, pada tahun 2011 lalu, dirinya telah membawa anak muda menjadi bintang di tingkat nasional.

“Ada Heri Gamma dan Yendri KDI pada malam ini, sudah berkiprah di tingkat nasional berkat dukungan kita. Hari ini akan kami akomodir anak muda dan milenil bagaimana memunculkan Heri dan Yendri yang baru, agar anak muda kita bisa berkiprah di nasional,” ujarnya.

“Bahwa anak desa bisa berkiprah di nasional. Maka jangan tidak datang ke TPS nasib Babar mau di bawa ke mana kita tentukan di TPS selama 5 menit. Hari ini kami sudah dapat kabar Mandiri surveinya tertinggi, kita jaga dan kawal sampai 27 November 2024,” ujarnya.

Baca Juga  Ketum KNPI Ajak Masyarakat Babar Pilih Mandiri, Ini Alasannya

Calon Wabup Nomor Urut 3, Dwi Aryani mengatakan tahun ini jadi momentum untuk menyatukan kekuatan perempuan. Pasalnya, sejak Babar berdiri belum ada satu pun sosok perempuan yang maju dan berhasil memenangkan Pilkada.

“Tetapi kita buktikan kita akan menang tahun ini karena masih banyak PR kita menyangkut perempuan dan anak. Dan memang belum terselesaikan, maka kita harus perhatikan hak-hak ibu dan anak. Bagaimana peran perempuan bisa berperan dalam pembangunan di Babar,” katanya.

“Selama 20 tahun Babar berdiri, belum ada calon wakil dari perempuan, inilah kesempatan untuk perempuan pimpin Babar. Hanya perempuan yang mengerti perempuan, tidak ada yang lain untuk Babar perubahan. Agar kepentingan perempuan bisa diakomodir, UKM bisa dikembangkan, jangan lupa 27 November 2024, kita dukung Mandiri,” jelasnya.

Baca Juga  Kabel Bawah Laut Sumatera-Bangka Terancam Putus akibat Tambang Tembelok dan Keranggan