Entah mengapa di masa-masa itu rasanya dukungan yang diberikan oleh para pejabat kepada iklim kesenian dan budaya daerah sangat kental.

Pak Zulkarnain Karim, Walikota Pangkalpinang dua periode misalnya, pernah meminta agar halaman rumah dinasnya dijadikan panggung pertunjukan drama Depati Amir. Para penggiat budaya akhirnya memenuhi halaman rumah dinas tersebut dan merasakan bagaimana nikmatnya dukungan yang diberikan oleh seorang kepala daerah.

Saya memperoleh informasi bahwa sekarang ada pula pejabat BUMN yang mulai memperhatikan budaya lokal. Ia adalah General Manager Bandara Depati Amir, Muhammad Syahril. Walaupun belum lama bertugas di Babel, ia menyampaikan bahwa pihaknya merasa senang karena diperkenankan untuk memperdengarkan musik dambus tersebut. “Alhamdulillah kami diperkenankan untuk memasang lagu tersebut di bandara kita,” jelasnya soal seputar alunan musik dambus di Bandara Depati Amir.

Baca Juga  Dijaga Sejak Kecil untuk Misi Besar

Syahril pun berharap bahwa pihak bandara Depati Amir dapat terus ikut memberikan pengenalan mengenai budaya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai, dan dengan begitu, para penumpang yang datang akan terkenang dan ingat terus akan Bangka Belitung sehingga ingin kembali lagi.

Dalam pesan WhatsAppnya, Syahril bertutur bahwa proses ini diawali dengan diskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bangka Belitung. Proses itu berlangsung kurang lebih dua bulan di Bandara Depati Amir. “Waktu itu kita bahas untuk pemindahan lokasi Tourist Information Center ke dalam, dan untuk membuat sentuhan-sentuhan seni budaya serta pariwisata di bandara. Termasuk bagaimana memperdengarkan musik Bangka Belitung. Kami juga meminta bantuan ke Kadis, musik yang memang asli kepunyaan dari dinas. Ini guna menghindari adanya tuntutan untuk copyright-nya”.

Baca Juga  Presiden Jokowi Kunker ke Dua Kabupaten di Bangka Belitung

Ia berharap pula agar seni budaya dan pariwisata di Bangka Belitung lebih dikenal oleh masyarakat terutama pengguna bandara. Harapannya juga, hal semacam ini dapat memberikan pengalaman yang lebih utk penumpang ketika sampai di Bangka. Ia pun berkeinginan agar kolaborasi dengan Dinas Pariwisata semakin baik untuk kemajuan bersama.

Alhamdulillah denting dambus sekarang telah membelai ruang dengar kita di Depati Amir. Semoga tempat-tempat lainpun akan menyusul juga. Salam Takzim

Penulis merupakan Ketua Asosiasi Tradisi Lisan dan Pemerhati Budaya Bangka Belitung.