BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Tim gabungan personel Polres Bangka Tengah (Bateng) bersama stakeholder terkait kembali melaksanakan operasi penertiban tambang ilegal di kawasan Merbuk, Pungguk, dan Kenari, pada Senin (25/11/2024).

Ini merupakan langkah keempat dalam rangka menciptakan situasi kondusif di wilayah tersebut.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Alfian Ali, Kabag Ops Kompol Dewi Rahmailis Munir, serta pejabat utama lainnya.

Kegiatan dilakukan bersama personel gabungan dari TNI (Koramil Koba dan Polisi Militer), Satpol PP, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Kapolres Bangka Tengah menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindakan tegas untuk membongkar seluruh ponton ilegal yang masih beroperasi.

Baca Juga  Polsek Lepar Pongok Ringkus Buronan Curanmor Polres Bateng di Dermaga Penutuk

“Penertiban ini sudah memasuki kali keempat, dan kami tegaskan tidak ada lagi toleransi bagi aktivitas tambang ilegal di kawasan ini. Tak henti-hentinya kami melakukan langkah tegas kepada para penambang nakal yang terus membandel,” ujar Kapolres Bangka Tengah, AKBP Aditya pada Selasa (26/11/2024).

“Semua ponton yang masih aktif kami bongkar paksa kemarin. Jika masih ada pihak yang mencoba bertahan, kami tidak segan melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk mengamankan wilayah dan memberikan kesempatan bagi pihak yang berwenang untuk mengelola area secara legal.