Tiba Jam 7 Pagi, Mansah dan Keluarga Jadi Pemilih Pertama di TPS 02 Mancung
“Kita optimis lah apa yang telah kami ikhtiarkan selama ini akan membuahkan hasil yang memuaskan. Kami dari tim pemenangan, relawan, koalisi partai, simpatisan, semua telah berusaha dan berikhtiar. Hari ini kita serahkan ke masyarakat,” ungkapnya.
Jika diamanahkan memimpin Babar 5 tahun ke depan, Mansah mengatakan ini bukan tugas yang ringan. Ia tetap meminta doa dari masyarakat Babar agar hati tetap lurus dan niat yang baik tetap terjaga. Untuk membangun Babar tidak bisa sendiri, harus semua pihak.
“Jadi bagaimanapun perlu banyak yang ikut berpikir membangun Babar. Perlu banyak ide gagasan, support, tentu dalam hal ini kita harus merangkul (lawan politik). Dengan semangat kebersamaan, membangun Babar butuh kerja keras dan percepatan,” ujar dia.
“Dengan begitu kita mampu bersaing dengan daerah lain. Itu semua perlu kerja sama, koneksi ke provinsi, pusat itu semua harus dibangun. Tradisi ini harus kita jaga, namanya kompetisi pasti ada akhirnya. Yang jelas ada kalah dan menang,” tambah Mansah.
Politisi Golkar itu menambahkan kalau semua pihak harus legowo apapun hasilnya keputusan yang diberikan masyarakat. Baik sebagai pemenang atau pemilih, harus mampu menerima sebagai bagian dari ketentuan sebuah kompetisi.
“Kita memang menyadari dari awal dan harus siap ketika maju baik kalah atau menang. Dan yang dibutuhkan hari ini adalah kedewasaan diri kita semua untuk bisa menyikapi. Mungkin dalam tahapan tadi ada suhu panas atau gesekan dengan sesama tim itu saya pikir itu hal biasa,” jelasnya.
