Akibat dari pertambangan ini bukanlah masalah sepele, melainkan dapat merusak ekosistem serta menurunkan tingkat kesuburan tanah. Selain itu pertambangan juga sering kali dilakukan di perairan sehingga terjadi adanya pencemaran air serta kerusakan pada terumbu karang.

Dari sudut pandang secara internasional, pengawasan dan regulasi dalam etika pertambangan juga sangat penting. Banyak negara telah ,mengadopsi standar internasional untuk memastikan bahwa aktivitas pertambangan mereka tidak merugikan lingkungan dan masyarakat.

Indonesia kaya dengan kekayaan alamnya dan Indonesia bergantung pada alamnya. Jika alam kita digunakan tidak baik secara terus-menerus maka kita juga akan kehabisan yang kita sebut kekayaan di negara kita.

Aspek lain yang perlu adanya pengawasan ialah bagaimana transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam. Banyak negara, khususnya negara kita sendiri yaitu Indonesia terjerat dalam masalah korupsi yang merajalela terkait dengan sektor pertambangan, tanpa adanya transparansi tersebut sulit untuk melihat seberapa banyak keuntungan itu digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Tetap Produktif di Bulan Ramadan, Ini 5 Manfaat Komunitas Belajar

Oleh karena itu penting bagi pemerintah dan pihak yang terkait untuk memperketat pengawasan dan regulasi, termasuk transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam. Tanpa adanya transparansi ini maka, korupsi akan semakin merajalela. Sehingga dengan adanya pengawasan dan regulasi tersebut diharapkan dapat meminimalisir kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal.

Dame Egy Florensita Alen, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung