Dinkes Basel Temukan 45 Kasus HIV Sepanjang 2024
Pihaknya secara masif melakukan sosialisasi pencegahan HIV tentang bahaya terkena Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) kepada masyarakat sebagai langkah konkret edukasi untuk menekan kasus HIV.
“Kami juga memberikan sebanyak mungkin bekal pemahaman kepada masyarakat tentang dampak dari penyakit menular ini sehingga nantinya bisa menjadi modal dalam penanganan kasus tersebut,” sebutnya.
Selain sosialisasi ke masyarakat, DKPPKB Bangka Selatan juga memberikan edukasi pencegahan dan penularan HIV di kalangan pelajar yang rentan sekali terjangkit HIV, sehingga penyebaran kasus HIV bisa ditekan sejak dini.
“Sosialisasi ini sangat penting untuk mengedukasi pelajar, ditambah lagi saat ini pesatnya perkembangan teknologi memberikan dampak yang signifikan bagi pergaulan mereka,” katanya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelajar dapat memiliki ilmu yang bisa membentengi diri dari tontonan berbau fornografi atau sek bebas, sehingga anak anak muda di Bangka Selatan tidak mudah tertular penyakit HIV.
