Ribuan Kendaraan di Bateng Nunggak Pajak, Samsat Lakukan Pemutihan
Ia melanjutkan, pihaknya sudah menagih dan memberikan kemudahan untuk masyarakat yang punya kendaraan bermotor, bagi yang jauh dari kantor Samsat, maka ada program Samsat Setempoh dan pemutihan.
“Kami sudah tagih dan memberikan kemudahan dengan program pemutihan dan samsat setempoh, tapi memang masih ada saja masyarakat yang tidak sadar pentingnya bayar pajak,” tuturnya.
Ia juga pesimis, jika target penerimaan 2024 bisa mencapai target yang seharusnya. Mengingat, masih banyak masyarakat nunggak, data kendaraan dihapus dan ekonomi masyarakat yang sedang lesu.
“Sepertinya untuk tahun ini target tidak tercapai, paling 93 persen, karena kondisi ekonomi masyarakat serta faktor lainnya, padahal tahun kemaren mencapai 135 persen untui penerimaan pajak kendaraan,” jelasnya.
“Target tahun ini Rp47.000.853.700, tapi sampai saat ini realisasinya hanya mencapai Rp41.893.459.733 atau sekitar 89,13 persen saja,” sambungnya.
Ia berharap, agar masyarakat bisa lebih taat bayar pajak, karena pajak untuk membangun daerah.
