Tipe Materialistik, Pemimpin yang menjadikan karyawan atau bawahannya menargetkan setoran utk mendapatkan keuntungan saja.

Karakter gaya kepemimpinan yang baik dan ideal dalam organisasi harus dimiliki seorang pimpinan agar diterima dalam meningkatkan efektifitas dan kinerja  karyawan atau bawahannya untuk kemajuan organisasi, maka seorang pimpinan harus melakukan beberapa hal utama sbb:

Bertanggung jawab, setiap pimpinan harus berani bertanggung jawab atas kebijakan yang dibuatnya dan berani menegur kesalahan karyawan atau bawahannya.

Kemampuan dan kecerdasan membangun komunikasi, yang baik dilingkungan internal kerja maupun lingkungan eksternal kerja.

Kemampuan manajemen dalam perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, struktur kerja, dalam mengarahkan dan mengambil keputusan kebijakan di lingkungan kerja bagi karyawan atau bawahannya,

Menggali potensi sumber daya manusia yang ada, dari karyawan atau bawahannya sebagai team work untuk mencapai tujuan keberhasilan,

Baca Juga  Mengembalikan Fungsi Sungai: Menyelamatkan Nadi Kehidupan Bangka Belitung

Ketajaman menganalisa dan solusi terhadap suatu permasalahan  ke depan.

Memberikan reward dan punishment bagi karyawan,

Motivator dan evaluasi, terhadap hasil kinerja karyawan atau bawahannya atas pelaksanaan pekerjaannya,

Kejujuran dan Kepercayaan seorang pimpinan,

Apakah dampak pengaruh karakter gaya kepemimpinan seseorang dapat meningkatkan efektifitas kinerja bagi karyawan atau bawahannya? Jawabannya iya karena karakter dan gaya kepemimpinan seseorang akan berdampak positif maupun negatif bagi kinerja karyawan atau bawahannya tergantung dari sudut pandang mana karakter dan gaya kepemimpinan seorang pimpinan tersebut dilihat.

Jika dari sudut pandang positif maka sudah pasti akan berpengaruh positif yang baik meningkatkan efektifitas kinerja sumber daya manusia di lingkungan internal kerjanya dan tercapai keberhasilan organisasi yang dipimpinya. Contoh hal kecil karyawan atau bawahannya akan bersaing secara kompeten, terarah untuk mencapai penghargaan dari hasil kinerjanya dan reward yang akan diberikan dari pimpinan tempat kerja dan menghindari norma pelanggaran dalam SOP yang telah disepakati bersama, begitupun sebaliknya jika dilihat dari sudut pandang negatif sudah pasti akan terjadi kegagalan dalam lingkungan kerja organisasi,

Baca Juga  Ketika Amerika Shutdown, Saatnya Gen-Z Menyalakan Islam

Dengan demikian karakter gaya kepemimpinan seorang pimpinan dalam lingkungan kerja sangat vital guna mencapai keberhasilan dan peningkatan kinerja sumber daya manusia yang ada dalam organisasi tersebut, tidak semua pimpinan memiliki karakter dan gaya kepemimpinan yang disukai semua karyawan atau bawahannya dikarenakan adanya perubahan-perubahan baru yang dibawa dari pimpinan sebelumnya yang dianggap merugikan kepentingan seseorang, namun jika kepemimpinan yang dibawa adalah karakter gaya kepemimpinan yang baik dan ideal yang bisa diterima seluruh karyawan atau bawahannya maka akan berdampak positif bagi keberhasilan dan tujuan bersama dalam suatu organisasi pemerintahan tersebut.

Dari kesimpulan di atas penulis berpendapat “jadilah pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan yang bisa mengelola sumber daya manusia yang ada dan bisa menata kedepan untuk kebaikan dan keberhasilan bersama, bukan melihat kebelakang atas kesalahan dan kegagalan yang sudah terjadi”, karena setiap manusia memiliki kemampuan sumber daya yang bisa di gali dan dikembangkan oleh kemauan dirinya sendiri, tidak semua pimpinan adalah pemimpin namun setiap pemimpin sudah pasti pimpinan.

Baca Juga  Malingering dalam Organisasi Pemerintahan

Dedi Melyanhadi, mahasiswa Magister Manajemen UBB