Tujuan pembangunan adalah memanfaatkan potensi sumber daya yang ada untuk memberikan manfaat bagi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat umum (zamhariri 2008 dan hendryk 2013), simpul pertumbuhan dalam mewujudkan perkembangan wilayah yang bersifat universal (Raharjo adisasmita, 2008).

Untuk mewujudkannya diperlukan dukungan dari semua elemen masyarakat, eksekutif, legislatif untuk berkolaborasi bersama Pemerintah Bangka Tengah membuat suatu program perencanaan jangka panjang berkelanjutan melakukan pemetaan pembangunan pelabuhan industri ekspor impor dan gudang penyimpanan skala nasional/internasional  di kawasan Tanjung Berikat yang berada di kecamatan Lubuk Besar.

Diketahui sebagian besar pelabuhan di wilayah Indonesia diawali dengan nama tanjung dan teluk seperti pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak di Jawa Timur, Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Pelabuhan Teluk Bayur di Sumatera Barat, Pelabuhan Teluk Batang di Kalimantan Barat, sedangkan di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini baru ada tiga pelabuhan kargo barang dan penumpang yaitu Pelabuhan Tanjung Gudang di Kabupaten Bangka, Pelabuhan Tanjung Kalian di kabupaten Bangka Barat dan Pelabuhan Tanjung Ru di kab Belitung.

Baca Juga  Neng Ayo Neng, Kita Dengarkan Lagu Judul-Judulan

Dengan adanya Pelabuhan industri ekspor impor di Tanjung Berikat Kabupaten Bangka Tengah akan berpotensi positif bagi perekonomian masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD dan perekonomian yang berkelanjutan.

Ditambah lagi Kabupaten Bangka Tengah merupakan wilayah yang sangat vital sebagai penunjang akses perekonomian yang berbatasan dengan tiga wilayah antara Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka induk dan kota Pangkalpinang, dan sebagai program prioritas jangka panjang pemerintah untuk menghilangkan ketergantungan masyarakat di sektor tambang beralih ke sektor industri, kelautan dan pendidikan.

Namun semua itu tidak lepas dukungan semua masyarakat dan Pemerintah Bangka Tengah untuk merencanakan dan mempersiapkan manfaat sumber daya yang ada. Dengan melihat dari beberapa aspek dari sumber daya manusianya, pendidikan masyarakat, sarana fasilitas yang mendukung, regulasi dan perannya terkait peraturan yang ada, serta asas manfaat di masa depan baik sisi politik, ekonomi, sosial budaya, hukum dan keamanan,

Baca Juga  Selamat, Siswi MTs Negeri 1 Bateng Juara 1 Lomba Menulis Cerita

Dari sini penulis berpendapat bahwa salah satu strategi yang dapat membawa Kabupaten Bangka Tengah menjadi kabupaten yang unggul, transportasi, modern dan bermartabat adalah dengan adanya akses pelabuhan industri ekspor impor dan gudang penyimpanan yang sangat strategis berada di Desa/Dusun Tanjung Berikat Kecamatan Lubuk Besar.

 Sebagaimana makna Lambang Kabupaten Bangka Tengah perisai bersegi lima melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, tudung saji, melambangkan perlindungan rakyat dan perdamaian dan gotong royong, lawang atau pintu, melambangkan membuka diri terhadap hal-hal yang bersifat baik dan membangun, gantang atau alat ukur, melambangkan sifat gotong royong dan kebersamaan, Lada, melambangkan hasil sumber daya alam dari bidang perkebunan, ikan, melambangkan hasil sumber daya alam khususnya laut yang melimpah, Pulau Bangka, melambangkan letak secara geografis, Lingkaran mengelilingi Pulau Bangka, melambangkan  simbol daerah perairan, Daun, melambangkan kesuburan, Perahu, melambangkan sarana yang digunakan untuk meraih cita-cita dan merupakan simbol kehidupan bermasyarakat dan bernegara, Timah Batangan, melambangkan sumber daya alam yang melimpah dari bidang pertambangan, Pita Semboyan, melambangkan manifestasi semangat dan kepribadian masyarakat Bangka Tengah, yaitu kebersamaan untuk membawa daerah ke arah yang lebih baik dan maju, Tulisan Kabupaten Bangka Tengah, melambangkan bahwa Kabupaten Bangka Tengah terletak di Pulau Bangka.

Baca Juga  Urgensi Pelestarian Tradisi Hikok Helawang sebagai Upaya Memperkuat Eksistensi Adat dan Budaya Babel

“Selawang Segantang” yang artinya membuka diri dalam hal positif untuk membangun secara bersama-sama untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Bangka Tengah.

 Penulis merupakan mahasiswa Magister Manajemen FE UBB