Didit Sebut Ekonomi Babel Sedang Tidak Baik-baik Saja
Termasuk pada proses seleksi PPPK. Pihaknya menambah alokasi menjadi 500 orang dari 250 yang diajukan pihak eksekutif, kemudian dari sekitar 3200 honorer yang mengikuti seleksi tersebut, bagi yang tidak lulus tetap akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
“Itu semuanya bertujuan agar tidak menambah angka pengangguran serta menyelamatkan perekonomian Babel agar tidak semakin terpuruk,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Babel itu menyoroti banyaknya dinas di Pemprov Babel yang masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas, menurutnya hal ini menghambat kelancaran jalannya roda pemerintahan.
Selain itu, ia juga mendesak pihak eksekutif untuk segera mengambil langkah konkret dalam melakukan diversifikasi ekonomi dengan mengembangkan sektor perikanan dan pertanian. Sektor-sektor ini menurutnya memiliki potensi besar untuk menjadi pendorong ekonomi Babel yang lebih berkelanjutan.
Kepada Gubernur terpilih nantinya, dirinya juga berpesan untuk merangkul semua kalangan. Karena Babel butuh keterlibatan semua pihak untuk membangun daerah.
“Rangkul semua komponen masyarakat karena kita butuh kebersamaan, butuh gotong royong untuk meningkatkan ekonomi dan menyelesaikan segala permasalahan di Babel ini,” pungkasnya.
