5. Air Terjun Sadap Desa Perlang

Kamu Suka Berpetualang, Ini 8 Wisata Air Terjun Eksotis di Bangka Belitung
Air Terjun Desa Sadap (Foto: jadesta.kemenparekraf.go.id)

Objek wisata air terjun ini di Desa Perlang. Suasananya masih alami dan natural yang bisa memanjakan mata. Musim liburan sekolah seperti ini, Air Terjun Sadap menjadi salah satu objek wisata yang menyenangkan untuk dinikmati.

Air terjun Sadap ini tepatnya berada di bawah kaki bukit Pading di dusun Sadap desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah. Air terjun ini memiliki lebar 3 m dan panjang enam meter dengan kemiringan jatuhnya air sekitar 45 derajat ke dasar kolam dibawahnya.

Jalan menuju lokasi memang agak terpencil dan memakan waktu kurang lebih 30-40 menit dari Desa Perlang menuju kaki bukit Pading, yang memanjang puluhan kilometer. Berjarak sekitar 7 km dari Kota Koba, ibukota kabupaten Bangka Tengah atau 75 km dari Pangkal Pinang.

Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat dengan kondisi jalan dari Pangkal Pinang sudah beraspal bagus hanya setelah Desa Perlang belok kanan jalan masuknya sekitar 3 km masih tanah merah, sisanya sampai ke Dusun Sadap sudah aspal mulus.

Tekstur jalan yang masih alami, belum beraspal dan pemandangan hutan diselingi bekas areal penambangan Timah menjadikan perjalanan tidak menjemukan. Jika berangkat dari kota Pangkal Pinang perjalanan diarahkan ke kota Koba melalui jalan raya Penyak.

Selanjutnya diteruskan ke arah Desa Perlang. Setelah tiba di Desa Perlang perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki sejauh 1,5 km menuju lokasi air terjun berada.

Di sepanjang perjalanan, mata kita akan senantiasa dimanjakan pandangan bernuansa hijau dan menarik. Bahkan dibeberapa lokasi bekas areal penambangan, banyak terdapat kolong / danau-danau kecil dengan air yang jernih dan dalam.

Kawasan air terjun tersebut, merupakan salah satu tujuan wisata alternatif yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama para muda mudi di Pulau Bangka. Bahkan telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sebagai salah satu tujuan wisata dan dimasukkan dalam peta wisata daerah.

Air terjun sadap pada dasarnya merupakan air yang mengalir dari ketinggian kurang lebih 6-8 meter dengan alur air bebatuan. Adapun sumber air tersebut, konon katanya di puncak bukit terdapat danau besar yang terbentuk secara alami.

Dengan banyaknya bebatuan yang melingkupi kaki bukit tersebut, kian menjadikan kawasan air terjun itu semakin terasa menyejukkan. Apalagi air yang jernih sangat menumbuhkan minat untuk mandi. Dan untuk tempat bersantai juga banyak ditemukan batu-batu yang berukuran besar dan beragam bentuk.

6. Air Terjun Gurok Beraye

Kamu Suka Berpetualang, Ini 8 Wisata Air Terjun Eksotis di Bangka Belitung
Air Terjun Gurok Beraye Pulau Belitung. (Foto Dok Pribadi Tantri Adista/Kompasiana)

Meskipun disebut dengan kepulauan Belitung, di daerah ini mempunyai gunung atau orang sekitar menyebutnya bukit tertinggi di Pulau Belitung yang disebut dengan istilah gunung tajam. Di bukit ini lah terdapat wisata tersembunyi yang traveler wajib mengunjunginya.

Baca Juga  Air Terjun Batu Berlubang: Wisata Alam Menakjubkan di Kaki Gunung Maras

Selain traveler bisa melihat panorama pulau Belitung dari bukit tersebut, traveler juga bisa menikmati keindahan air terjun atau curug yang warga sekitar memberinya nama  Air Terjun Gurok Beraye. Air terjun ini terletak di ketinggian 300 mdpl.

Ketika berkunjung di sini traveler akan di sambut dengan kicauan burung yang berada di pepohonan. Melihat seperti ini traveler akan benar-benar merasakan alam bebas, dan tentunya akan membuang semua rasa penat.

Bagi traveler yang beragama islam, selain menikmati alam dan air terjunya, traveler juga bisa berwisata sejarah dan ziarah, karena di sekitar lokasi tersebut terdapat makam seorang syech penyebar agama islam kala itu di pulau Belitung yaitu Syech Abubakar Abdullah.

Kembali ke Air Terjun Gurok Beraye Belitung, air terjun ini terletak di wilayah Durun Air Pegantungan, Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau, atau sekitar 32 kilometer dari Kota Tanjung Pandan Belitung.

Tempat ini sangat sepi sekali, karena sama sekali tidak ada warga sekitar yang tinggal di sini. Selain burung ada beberapa monyet yang duduk dan melompat, lompat di pohon.

Pada musim kemarau, debet Air Terjun Gurok Beraye tidak begitu banyak, akan tetapi ketika musim hujan sangat deras. Bagi treveler yang menyukai jalan kaki, wisata alam air terjun ini sangat di rekomendasikan. Selain suasana alamnya yang bebas, akses jalan ketika melewati hutan memberikan kesan tersendiri dan tampak liar.

Traveler bisa melakukan aktivitas mandi di sini, dengan aliran air terjun yang sangat segar. Kegiatan lain yang bisa dilakukan selain berada di air terjun Gurok Beraye adalah mendaki gunung tajam. Yaitu sebuah bukit tertinggi di Pulau Belitung dengan ketinggian mencapai lebih dari 510 mdpl.

Gunung ini disebut gunung tajam karena jika sekilas dilihat dari jauh, puncak gunung ini terlihat berbentuk segitiga lancip. Di sekitar gunung tajam para traveling yang suka dengan berpetualang juga bisa melakukan kegiatan mendaki dan berkemah.

7. Air Terjun 7 Tingkat Bukit Buik

Air Terjun 7 Tingkat Bukit Buik

Objek wisata di Pulau Bangka yang terkenal adalah pantainya yang berpasir putih. Pulau Bangka memiliki puluhan paantai yang indah.

Namun tidak itu saja, ternyata Pulau Bangka juga memilliki Air Terjun yang memesona yang menambah khazanah wisata alam Pulau Bangka, yaitu Air Terjun Tujuh Tingkat Bukit Buik.

Air Terjun Tujuh Tingkat terletak di Bukit Buik Desa Dalil Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka. Bukit Buik bersebelahan langsung dengan Bukit Maras.

Baca Juga  Masuk Kategori Berisiko Tinggi, 60 Narapidana Narkotika asal Babel Dipindah ke Nusakambangan

Air Terjun Tujuh Tingkat ini masih berada dalam kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Maras seluas 16.806,91 Ha yang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor : SK.576/Menlhk/Setjen/PLA.2/7/2016 tanggal 27 Juli 2016.

Air Terjun Tujuh Tingkat Bukit Buik Desa Dalil ini sungguh mempesona, keindahannya tersembunyi di antara hutan-hutan bukit buik yang masih asri dan terjaga keasliannya.

Air terjun ini sangat cocok dikunjungi oleh jiwa-jiwa petualang, karena akses untuk mencapai air terjun ini membutuhkan tenaga ekstra, melewati rute jalan setapak dan mendaki yang cukup melelahkan.

Kami pun mencoba berkunjung menikmati wisata Air Terjun Tingkat Tujuh Bukit Buik Desa Dalil ini bersepeda bersama  21 orang pesepeda dari  Tim Komunitas Sepeda Sehat (KSS Pangkalpinang) yang sebagian besar anggotanya adalah PNS Pemprov Babel, dengan didampingi tourguide dari masyarakat setempat yaitu Junaidi Putra.

Pagi pukul 06.00 Wib, Tim memulai perjalanan dari Kota Pangkalpinang menggunakan 2 unit mobil pickup yang membawa 21 unit sepeda  dan 3 mobil minibus untuk membawa para goweser menuju Desa Dalil dan turun di lapangan bola desa dalil untuk memarkirkan mobil.

Kami mulai bersepeda dari lapangan bola desa dalil menuju bukit buik melewati perkampungan desa dalil, kebun-kebun lada masyarakat dan memasuki areal perkebunan sawit milik PT. Gunung Maras Lestari yang jalannya cukup baik dan menantang untuk dilewati sepeda berupa jalan tanah merah berkerikil yang berbukit naik turun.

Kami melalui etape pertama ini selama kurang lebih 1,5 jam bersepeda santai dan berhenti di titik pertama beristirahat di pondok kebun masyarakat di kaki bukit buik serta menitipkan sepeda.

Perjalanan selanjutnya dilanjutkan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 1,5 jam yang cukup melelahkan menyusuri hutan, mendaki bebatuan bukit buik, berjalan diantara akar pepohonan, sambil menikmati udara sejuk dan teduh terlindung oleh pepohonan menjulang tinggi.

Namun rintangan-rintangan tersebut tidak akan begitu terasa karena kami disuguhi pemandangan yang cukup indah selama pendakian. Aliran sungai bukit buik yang berair sejuk dan hutan yang masih asri terjaga keasliannya akan memanjakan mata kita, bahkan pohon-pohon pelawan pun dapat dengan mudah dijumpai tumbuh diantara bebatuan cadas bukit buik.

Semua rintangan dan lelah ini terbayar setelah kami mencapai lokasi air terjun tingkat yang pertama, keindahannya yang alami mempesonakan mata dan rasanya ingin cepat-cepat berendam dan mandi menikmati air terjun ini, airnya yang sejuk sangat menyegarkan setelah pendakian yang melelahkan.

Baca Juga  Cegah Bahaya Narkoba di Babel, Ridwan Djamaluddin Kelompokan 3 Target

Untuk bersantai ria atau camping, maka tingkat yang lebih tepat adalah pada air terjun tingkat keempat. Di sini topografi tanah disekitar air terjunnya cukup landai dan teduh. Air terjunnya pun dingin serta memiliki kolam yang dapat digunakan untuk berenang kecil dan berendam.

Dari sini juga kita dapat menikmati pemandangan indah hutan dan perkebunan sawit dikaki bukit buik, sembari tiduran dihammock yang diikat dipohon sekitar kolam air terjun. Sungguh lokasi dan pemandangan yang indah.

Namun sayang, pengelolaan lokasi wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Bukit Buik Desa Dalil ini belum mendapat sentuhan pemerintah sama sekali, semua masih serba apa adanya. Padahal Air Terjun ini sungguh sangat indah dan memiliki tingkatan yang banyak, jadi kita tidak akan bosan untuk terus mengeksplornya.

Bahkan dikabarkan di kawasan Taman Nasional Bukit Maras ini memiliki banyak air terjun, di antaranya ada Air Terjun Bolang di kaki Bukit Maras yang pernah disiarkan melalui acara Si Bolang di TV Nasional Trans 7.

8. Air Terjun Rembang Bulay

Air Terjung Rembang Bulay Desa Bukit Layang. (Foto bukitlayang.bangka.go.id)

Air Terjun Rembang Bulay merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka.

Bagi wisatawan yang suka berpetualang dengan suasana alam bukit dan air terjun, maka destinasi wisata ini cocok untuk dijadikan rencana ke depan yang patut Anda coba.

Untuk mencapai air terjun ini dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dimulai dari Kantor Desa Bukit Layang dengan mengendarai motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Lokasi Air Terjun ini berada di kaki Gunung Maras, namun hanya bisa dilalui melewati Desa Bukit Layang.

Setelah sampai dilokasi, Anda akan disuguhkan pemandangan yang asri dan bersih.

Air terjun yang terbentang setinggi 4 meter dan terdapat kolong pemandian yang terbentuk secara alami akan menambah sensasi Anda dalam berwisata. Dengan adanya kolong tersebut pengunjung dapat bermandi sepuasnya.

Namun selama berwisata pengunjung selalu diwajibkan untuk membawa pulang sampah plastik yang sudah mereka bawa agar ke depan air terjun ini selalu bersih dan alami.

Selain itu selama berwisata pengunjung diharapkan berhati-hati apalagi disaat musim hujan tiba karena mungkin medan yang akan dilewati cukup licin dan terjal.

Kemudian pengunjung juga tidak diperbolehkan seperti “berkata kotor, membawa makanan seperti telur ayam mentah dan ketan” karena benda tersebut merupakan pantangan dalam mengunjungi kawasan Air Terjun Rembang Bulay atau biasa yang kita sebut dengan “kearifan lokal”.