Tiongkok terkontraksi hingga 38,85 persen dan Jepang juga terkontraksi sebesar  23,58 persen. Singapura merupakan negara dengan kontraksi terdalam hingga   43,83 persen (Tabel 2).

Sementara itu, barang ekspor non timah Bangka Belitung ditujukan ke beberapa negara di antaranya Tiongkok menempati urutan pertama pangsa ekspor nontimah bulan Januari-November 2024 dengan nilai US$90,28 juta.

Peran Tiongkok dalam ekspor nontimah sebesar 25,07 persen. Diikuti India dengan nilai ekspor nontimah sebesar US$64,09 juta. Sementara India dalam ekspor nontimah sebesar 17,80 persen.

Thailand, Malaysia, dan Vietnam menempati urutan selanjutnya dengan peran masing-masing sebesar 16,86 persen; 8,57 persen; dan 5,50 persen.

Peran lima negara utama tujuan ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebesar 73,79 persen. Secara c  to  c  (Januari-November 2024 dibandingkan Januari-November 2023), ekspor dengan tujuan Tiongkok dan India  mengalami peningkatan siginifikan sebesar 192,12 persen dan 632,56 persen dengan komoditas utama yang diekspor ke kedua negara tersebut adalah lemak & minyak hewan/nabati.

Baca Juga  Hingga Maret 2024, Jumlah Penduduk Miskin di Babel Tembus 69.950 Jiwa, Naik 1.260 Orang

Sumber: Berita Resmi Statistik BPS Babel