Menurutnya, anggaran Pilkada tersebut sesuai dengan perencanaan atau kebutuhan semua tahapan Pilkada.

“Kita tentu akan fokus bagaimana para pemilih, agar datang ke TPS. Karena, partisipasi kita kemarin walaupun rendah tapi tidak di bawah 50 persen,” ujarnya.

Sobarian menambahkan, dengan anggaran itu juga diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada ulang 27 Agustus 2025 mendatang.

“Silakan masyarakat memilih pemimpin yang diinginkan sesuai dengan hati nuraninya,” tutup Sobarian.

Baca Juga  Penghujung Tahun, Pemkot Pangkalpinang Raih Penghargaan Penyajian Data Terbaik