Dilansir, sebanyak 25 orang remaja yang tergabung dalam geng motor, berhasil diamankan Polresta Pangkalpinang yang diduga akan melakukan aksi tawuran di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang, Jumat (10/1/2025) malam.

Akan tetapi, aksi remaja yang tergabung dalam geng motor tersebut digagalkan oleh tim gabungan, dan diamankan hingga di Mapolresta Pangkalpinang.

“Kemarin kita tangkap 25 orang, 4 orang dewasa 21 orang anak-anak tetapi hasil pemeriksaan dari penyidik Satreskrim yang terbukti atau terlibat hanya 1 orang diproses lebih lanjut,” ungkap Kombes Pol Gatot.

“Ketika personel sedang berpatroli, mereka kita amankan dipinggir jalan, berkat petunjuk kamera CCTV dan dilakukan pengembangan, selanjutnya anggota kami mendapatkan sajam di rumah salah satu geng motor dengan berbagai jenis sajam,” jelas Kapolresta Pangkalpinang.

Baca Juga  Gaungkan EkSyar, BEKISAH 2026 Hadirkan Kompetisi dan Talkshow Edukatif

“Ketika kita lakukan interogasi terhadap geng motor ini, mereka sudah siap tawuran akan tetapi belum sempat terjadi karena sudah terlebih dahulu kita amankan dan dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang,” ucap Kombes Pol Gatot.

Tak hanya itu saja, Kapolresta Pangkalpinang juga menambahkan geng motor ini tidak memiliki markas melainkan merekrut anggota melalui media sosial hingga direkrut menjadi anggota geng motor di Kota Pangkalpinang.

“Tidak ada markas mereka ini, tapi setelah kita lakukan pemeriksaan mereka merekrut atau gabung ke geng motor melalui media sosial,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Kombes Gatot pun meminta seluruh masyarakat agar tetap selalu mengawasi dan mengontrol anak-anaknya ketika berada diluar rumah dan pastikan pulang kerumah tepat waktu.

Baca Juga  Bobol Rumah Kosong, Pria di Pangkalpinang Gasak Emas dan Uang Rp2,3 Juta di Bawah Kasur

“Kami minta orang tua jaga anak-anaknya dengan baik, awasi dan pastikan berada di rumah, jangan sampai tidak pulang karena mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutup Gatot.

Sumber: Humas Polresta Pangkalpinang/polrestapangkapinang.id