Dalam video itu, puluhan personel bersenjata lengkap tampak mengepung areal perkampung hingga ke Jalan Raya Maddaud, Tanjung Pandan.

Warga sekitar dilarang untuk mendekat lantaran oknum Sertu H juga membawa senjata rakitan.

Tim gabungan TNI AD masih melakukan negosiasi dengan Sertu H agar dapat menyerahkan diri.

Sumber: live streaming Pos Belitung

Baca Juga  Tahun 2022, Realisasi PAD Belitung Timur Meningkat 124.4 Persen