Ia menuturkan, hal ini juga merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara Rutan, stakeholder, dan APH berjalan dengan baik. Menghasilkan dampak yang bermanfaat untuk masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan baru.

Tentunya bagi para narapidana tentang pentingnya pertanian dan kewirausahaan, sehingga mereka dapat memanfaatkan keterampilan ini setelah kembali ke masyarakat. Ke depan, Rutan Kelas Mentok berencana mengembangkan program ini.

“Ya, rencananya kita ingin memperluas jenis tanaman yang dibudidayakan serta meningkatkan kapasitas produksi untuk mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Khususnya Kantor Wilayah Dirjen Pemasyarakatan Bangka Belitung,” katanya.

Lebih lanjut, kolaborasi antara Rutan, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait diharapkan dapat terus berlanjut. Tujuannya untuk mendukung program ketahanan pangan dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat sekitar Rutan Mentok.

Baca Juga  156 Napi Rutan Mentok Terima Remisi Lebaran, 2 Dinyatakan Bebas

Turut hadir dalam kegiatan ini Karutan Muntok, Achmad Adrian, Kabag Ops, Kasat Intel Polres Babar, Kapolsek Mentok. Danunit Intel Kodim 0431/Babar, Kasatpol PP Babar, Kepala BPBD Babar, Kabag Umum Pemda Bangka Barat dan Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason.