Begini Rasanya Berada dalam Grup GPMB Bangka Selatan
Bahkan sempat bercerita tentang kisah “Abis Masa”. Akhirnya, nomor WhatsApp saya dimasukan ke grup WhatsApp Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Bangka Selatan.
Setelah bergabung ternyata di dalam grup tersebut banyak senior- senior hebat, penulis hebat dan para pegiat literasi hebat.
Bergabung di grup ini merupakan anugerah bagi saya karena bisa belajar walaupun usia mulai mendekati 40 tahun.
Namun, mendapatkan banyak pelajaran dari para pegiat literasi Basel.
Banyak sesuatu yang berbeda di grup GPMB Basel ini yang penuh para pegiat literasi. Suasana isi Grup WhatsApp yang ramah, unik, penuh dengan pantun, canda tawa, saling mendukung, berbagi tips, dan tentunya berbagi cerita.
Saya merasa diterima dengan penuh rasa hormat walaupun saya bukan orang hebat, “Ibarat burung baru belajar terbang, berbeda dengan suhu-suhu hebat terbangnya sudah keliling negara.” Tidak ada kata-kata merendahkan atau persaingan yang tajam dalam grup ini.
Semua orang berbagi pengalaman. Bahkan seperti bagian dari keluarga besar yang saling menguatkan.
Suatu hari, saya memberanikan diri untuk membagikan tulisan masih seputar literasi pertamanya dalam grup.
Kadang, banyak rasa cemas dan takut salah pada saat mengirimkan tulisan. Namun sebelum mengirim saya selalu konfirmasi terlebih dahulu kepada Ketua GPMB Rusmin Sopian dan Suhu dari Simpang Rimba Kulul Multitalenta dibidang apapun.
Kebahagiaan berada di grup GPMB ini tidak bisa dikatakan dengan kata-kata. Saya merasa seperti menemukan hotel baru di dunia literasi, tempat di mana saya dihargai, diperhatikan pengurus dan anggota para pegiat literasi Basel yang hebat.
Semoga literasi Basel melalui GPMB dan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kita bisa bekerja sama dan sama-sama bekerja bisa mengharumkan nama Kabupaten Bangka Selatan khusunya di bidang literasi. Salam literasi
Penulis merupakan Guru di SMPN 5 Payung, Bangka Selatan
