“Kondisi cuaca yang mendung disertai ombak yang besar menjadi tantangan para tim rescue dalam upaya penyelamatan korban dan saat inj keenam Abk tersebut sudah dievakuasi,” jelas Oka.

Terpisah, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan saat ini 6 anak buah kapal (ABK) tersebut ditemukan dalam keadaan selamat dan sedang dirawat di Puskesmas Lubukbesar.

Sementara itu, kondisi Kapal KM Cahaya Abadi ditemukan terdampar di pesisir Pantai Merapin Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah.

“Kru kapal sudah diberi makan, dan di TKP kapal terdampar saat ini dilakukan pengamanan oleh anggota Polsek Lubukbesar,” ujarnya, Senin (20/1/2025).

Enam ABK tersebut sempat bertahan sejak pukul setengah 02.00 Wib dan baru berhasil terevakuasi sekitar pukul 10.00 Wib karena perahu atau Kapal KM Cahaya Abadi terdampar.

Baca Juga  Balita di Bangka Ditemukan Meninggal Dunia di Kolam Renang

Polres Bangka Tengah sudah mempersiapkan tim Sat Polairud berkoordinasi dan Polsek setempat berkoordinasi dengan Kansar, BPBD dan Pos AL.

“Kita koordinasi untuk jemput para awak kapal sejak pagi tadi, namun terkendala cuaca buruk sampai dengan akhirnya kapal tersebut terdampar di Pantai Merapin,” katanya.

Diketahui, enam orang ABK KLM Cahaya Abadi BBM tersebut di antaranya, seorang Nahkodanya bernama Junaidi (50), Regi (26), Elprado (22), Abdul Luhong (63), Herman (48) dan Suparidi (38).