Gegara Shabrina, Panggung Indonesian Idol 2025 Chaos
“Tapi gini, itu tidak jelek. Sama sekali enggak jelek,” cetus Judika sembari menoleh ke arah Ello dan juri lainnya.
“Entar dulu. Iya maksud gua,” jawab Ello yang kemudian dipotong Maia.
“Heh bukan jelek ya, bukan jelek. Cuma yang kedengeran di kuping kita hari ini, di headphone kita ini kayak yang nggak stabil yang bikin kita itu kayak wah ini sih vokalnya stabil banget dari awal sampai akhir,” kata Maia.
Kala itu, BCL hendak berbicara, namun lagi-lagi Maia meminta penyertaannya diselesaikan terlebih dahulu. Kata Maia, dalam dunia musik, ketika dilakukan rekaman suara, ada banyak bagian yang harus diulangi Shabrina agar lagu tersebut menjadi sempurna.
Meski demikian, Ello tetap menilai jika Shabrina telah memberikan aksi, vokal dan penampilan yang terbaik. Dua kesalahan Shabrina, diakui Ello tidak akan menggantikan bagian lagu secara keseluruhan.
Maia pun berpesan, agar Shabrina bisa terus berusaha memperbaiki apa yang masih kurang. Sehingga setiap kali membawakan sebuah lagu, vokal dari Shabrina tetap stabil dari awal sampai akhir. Sama enaknya dan tak ada nada yang goyang walaupun itu sedikit.
“Gua masih nggak setuju kalau dibilang kayak, ada kesalahan. Gua lebih mikir, gua cuma bilang kenapa ada ketakutan itu untuk mengeluarkan nada itu,” Judika kembali bersuara.
“Apakah, Jud, Jud, apakah itu ekspetasi yang ketinggian dari dirimu kepada Shabrina,” tanya BCL kepada Judika.
“Enggak, nggak, karena dia di beberapa lagu sebelumnya. Dulu, kemaren yang Yana Julio, aku kagum banget sama improvisasi di bridge nya. Tapi kalau ini lebih kayak, kenapa yang sedikit ini ya gua nggak tahu,” beber pria bernama lengkap Judika Nalom Abadi Sihotang.
“Kurang yakin apa mungkin gini, karena penyanyi kadang-kadang kan mungkin ada yang kurang apa, jadi dia enggak mau ambil risiko. Tapi itu juga bagus,” kata suami Duma Riris Silalahi tersebut.
Boy William, selaku pembawa acara ini langsung menengahi perang argumentasi antara para juri. Dirinya kemudian meminta kepada juri yang memberikan “Standing Ovation” untuk mengomentari penampilan Shabrina.
Ketika dipersilahkan berbicara, BCL mengaku selalu menikmati penampilan Shabrina. Terlebih saat membawakan lagu “Young And Beautiful”, Shabrina layak diberikan “Standing Ovation”. Ia menilai penampilan Shabrina sangat ‘gila’ secara keseluruhan.
“Warna vokalnya gila banget, teknik menyanyinya gila banget, ekspresinya dia. Body language nya dia, bagaimana dia menguasai panggung. Itu semua keren banget, jadi of course standing ovation,” sebut BCL.
Sementara itu, meski tidak menguasai Bahasa Inggris dengan apik, Anang menambahkan bahwa penampilan Shabrina berhasil memikat hatinya. Apalagi saat membawakan lagu dari penyanyi luar Berbahasa Inggris, kata Anang, semuanya mudah dipahami.
Dalam artian, enak dimengerti, cepat dipahami dan tidak ada yang aneh dari Shabrina. Pronunciation atau pelafalan setiap lirik yang dinyanyikan Shabrina sangat tepat. Vokal Shabrina, menurut Anang bak penyanyi luar negeri karena ada beberapa teknik vokal yang bervariasi.
“Kamu nyanyiin lagu ini sama kemaren lagunya Rita Effendy berbeda. Suara ke luarnya berbeda, itu mungkin kamu harus akuin ya. Bagus enggak? Bagus bagus aja, cuman jadinya ekspetasinya Maia dan mungkin Judika ada hal yang menurut dia enggak,” ucap Anang
“Mungkin kurang pas, gitu ya. Tapi buat aku malam ini kamu nyanyi kalau aku bilang adalah 99 persen,” tutup Anang.
