Saking sulitnya memperoleh gas melon di pangkalan, Nino terpaksa membeli di toko seharga Rp40 ribu.

Postingan ini mendapatkan puluhan komentar dan ratusan suka. Salah satu komentar netizen, Retno Iriati menjelaskan saat ini gas melon digunakan para penambang TI.

Bahkan dalam satu hari para penambang bisa menggunakan 2 tabung.

Sementara komentar Hirwandri menyebut kondisi langkanya gas melon telah terjadi di Toboali sejak 2 minggu terakhir.

Netizen Putra Prabu berharap pejabat dan APH di Basel dapat membantu kesulitan warga untuk mendapatkan gas subsidi ini.

Harga gas Rp35-50 ribu per tabung dinilai sudah tidak wajar lagi.

“Tolong disidak dan bawa ke ranah hukum, biar ada efek jera,” ujarnya.

Baca Juga  Pimpin Apel Perdana, Pjs Bupati Bangka Selatan Ingatkan Netralitas ASN

Sedangkan komentar Daniel Andellen meminta agar keluhan warga Toboali ini dapat dilaporkan langsung ke Pertamina Pangkalpinang agar ditindaklanjuti.

Terpisah Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Ansori dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Basel untuk melakukan sidak ke lapangan.