Kata Lisa, pelayanan kependudukan ini pelayanan paling mendasar untuk masyarakat yang sudah lama dikeluhkan.

“Akses yang jauh kalau harus ke Toboali dan tentu memakan waktu yang lebih lama. Efesiensi pelayanan ini perlu ditingkatkan sampai pada tingkat paling bawah, supaya mudah dijangkau. Kalau pelayanan kependudukan saja masih menjadi masalah, ini akan berdampak pada pelayanan dasar lainnya. Kantor Administrasi Kecamatan payung ini yang paling mudah dijangkau oleh dua kecamatan lainnya, yakni Simpang Rimba dan Pulau Besar,” imbuh Lisa.

Ia juga berharap, usulan prioritas 9 desa ini bisa direalisasikan dari mulai berkaitan dengan pelayanan dasar yakni pendidikan dan kesehatan, seperti ruang kelas, penyediaan sumur bor di sekolah, WC sekolah dan rehabilitasi rumah bidan.

Baca Juga  Lisa Oktaviani Harap Tenaga Pendidik Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sekolah Nyaman bagi Anak

“Begitu pun usulan lainnya untuk menunjang perekonomian masyarakat, seperti banyaknya usulan jalan usaha tani, agar memudahkan masyarakat dalam bekerja. Ini juga bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjadikan Payung sebagai kota ke-2 Kabupaten Bangka Selatan setelah Toboali dengan memperbaiki Kecamatan Payung sebagai bagian dari wajah kota kabupaten Bangka Selatan,” tutup Lisa.