Ilmu yang ia miliki bisa mengusir makhluk halus.

Dan itu terbukti di hadapan mereka.

Hal ihwal peyebab hadir nya sosok perempuan misterius atau kuntilanak atau peti’ Anek adalah karena sebuah pantang larang yang keluar dari mulut seorang sahabat yang ikut memukat ikan malam itu.

Melihat tangkapan ikannya banyak salah satu sahabat berkata “Seandainya ada cewek di sini tak payah kita menyiangi ikan ikan ini.”

Belum sempat Ibnu menahan perkataan sahabat nya tadi dari dalam hutan muncul sosok perempuan dengan rambut tergerai panjang menutupi seluruh muka.

Para sahabat Ibnu merasakan ketakutan yang luar biasa dengan tubuh yang masih basah setelah berendam di laut.

Baca Juga  Kak Toto, Seni dan Inklusi: Bagaimana Kanvas Mengubah Hidup Banyak Anak

Mereka terdiam dan berkumpul di perapian yang hanya tinggal bara bara yang telah terjilat api hingga menjadi sebagian abu abu panas.

Ibnu yang ingat akan mantra mantra yang diturunkan sang ayah lalu diam.

Mulutnya komat kamit dalam posisi masih berdiri menyaksikan kedatangan sosok perempuan misterius.

Setelah kepergian sang Peti’ Anek tanpa banyak kata Ibnu membereskan ikan dan peralatan pukat.

Mereka bergegas pulang menyusuri jalan tanah berlumpur menuju Toboali.

Banyak kisah dan cerita yang disampai kan Ibnu kepada sahabatnya dengan arif dan bijaksana.

Saat berada di tempat seperti itu jangan lah banyak bicara yang kira kira menurut orang orang tua pantang untuk dibicarakan.

Baca Juga  Drama Ekonomi Rakyat

Mereka terdiam dan baru mengerti bahwa kuntilanak atau peti’ Anek itu memang ada.

Penulis merupakan penyair yang tinggal di Toboali, Bangka Selatan.