Perilaku seperti ini menunjukkan bahwasanya pemuda belum bisa mencintai sebuah perbedaan dan menganggap bahwa perbedaan adalah sebuah anugerah. Dengan sikap tersebut membuat keutuhan bangsa rentan terpecah belah.

Pancasila sebagai ideologi bangsa menjadi jawaban yang bisa kita ambil dalam menghadapi tantangan ini, maka dari itu pemuda wajib memahami arti penting dari setiap sila pancasila.

Tidak hanya sekadar paham tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Rasa saling menghargai itu harus dipupuk dari kecil, mulai dari lingkup keluarga.

Semuanya harus dimulai dari diri sendiri kemudian hal positif ini dapat diedukasikan kepada rekan muda lainya.

Dengan adanya sikap toleransi yang mengalir di bumi Indonesia akan tercipta kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia .

Baca Juga  Bangka Idol Pilkada 2025

Bersikap toleransi juga dapat mewujudkan 17 kehidupan berkelanjutan (SDGs). Terutama menjadi salah satu jembatan “Indonesia Emas” 2045 yang sesuai dengan cita-cita bangsa.

Sudah saatnya kita sebagai generasi muda bangsa menjadi pelopor dalam perbedaan untuk persatuan bangsa.

Sudah saatnya kita sebagai pewaris masa depan negeri menjadi teladan dalam hidup berbangsa dan bernegara yang penuh kebhinnekaan ini.

“Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan.” (Bung Karno)

Penulis merupakan pelajar SMAN 1 Payung, Bangka Selatan.