Penerapan Rasulullah saw cara mendidik anak:

1. Teladan yang Baik Adalah yang Utama

Jika anak didik kita ingin menjadi anak yang salih dan salihah. Maka guru harus memberi contoh kepada anak-anak didik mereka terlebih dahulu. Perlu kita ketahui keteladanan adalah metode paling ampuh dalam mendidik anak. Segala perilaku yang dilakukan guru akan dicontoh anak didik. Dengan demikian guru harus memberikan teladan yang baik di hadapan anak didik.

2. Memberikan Nasihat di Waktu yang Tepat

Anak-anak memang butuh nasihat bijak dari gurunya. Namun demikian guru harus tahu kapan akan memberikan nasihat kepada anak didiknya. Jangan sampai ketika suasana hati anak didik tidak baik kita nasihati dan dalam kondisi suasana ramai. Jadi tentukan waktu terbaik dalam memberikan nasihat untuk anak didik kita.

Baca Juga  Dampak Motivasi Orang Tua terhadap Pendidikan Anak

3. Bersikap Adil pada Anak

Guru harus bersikap adil dalam semua anak didiknya, ini adalah hal dasar yang wajib dilakukan oleh guru. Adil disini bukan menyamaratakan tapi memberikan porsi masing-masing pada setiap anak didik. Guru juga harus konsisten dalam bersikap adil.

4. Tunaikanlah Hak-Hak Anak

Sebagai guru kita harus tahu apa saja hak-hak yang harus kita berikan. Seperti memberikan ilmu yang baik, perlindungan disekolah dan memberikan fasilitas yang baik dalam belajar dan yang lainnya.

5. Doakanlah

Kita sebagai guru harus mendoakan anak didik kita ketika kita shalat lima waktu. Dan berdoa di waktu-waktu yang mustajab. Karena jika anak didik kita menjadi orang yang saleh dan salehah. Pahalanya juga akan terus mengalir kepada kita sebagai guru.

Baca Juga  Gapai Sukses melalui Manajemen Individu dengan Sistem Caturku si Alai

Lima penerapan ini yang diajarkan Rasulullah dalam mendidik anak, mungkin masih banyak lagi yang diajarkan Rasulullah Saw yang belum penulis ketahui. Untuk guru atau kita sebagai orang tua di sekolah, semoga selalu menjadi guru yang diinginkan anak didiknya. dan selalu menginspirasi dan memotivasi anak didik kita di dalam dunia pendidikan.

Penulis merupakan Wakil Kepala SD IT Cahaya Bangka Selatan.