Setelah itu, saat salah satu pekerja gudang hendak melakukan aktivitas memindahkan BBM berjenis solar. Saat itu pekerja, menghidupkan mesin penyedot air atau robin yang digunakan untuk memindahkan BBM berjenis solar.

Tiba-tiba langsung terbakar sehingga langsung menyebabkan kebakaran di lokasi itu. Akibat kebakaran ini, salah satu orang pekerja atas nama Qoza, umur 32 tahun, warga Jalan Yos Sudarso Belinyu mengalami luka bakar di dua telinga bagian belakang.

Kemudian leher bagian belakang dan tumit kaki sebelah kiri dengan persentase kebakaran 10 persen sampai dengan 12 persen. Termasuk kategori sedang dan dianjurkan untuk rawat jalan yang kabarnya dibawa ke Rumah Sakit Medika Stania Belinyu.

Baca Juga  Pertamina, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Lebih lanjut, kerugian materil akibat kejadian itu di gudang terbuka 1 unit mobil tangki yang digunakan untuk mengangkut BBM jenis solar dengan kapasitas 10 ton terbakar. Begitu pula 1 unit mobil pikap dan 1 buah mesin penyedot air atau robin.

Robin tersebut digunakan untuk memindahkan BBM jenis solar. Dua buah tedmon atau tempat penampungan berbentuk kotak yang terbuat dari plastik yang digunakan untuk menampung BBM jenis solar. Terakhir selang air yang terbuat dari plastik.

Di gudang tertutup yang hangus terbakar yaitu 2 buah kereta sorong. Kemudian 1 buah mesin penyedot air atau robin dan peralatan kebun. Jadi personel piket Polsek Belinyu dapat informasi kejadian awal itu sekitar jam 12.30 Wib.

Baca Juga  Keluhkan Sistem Pengisian BBM Dengan Barcode, Agus: Dua Kali Saya Coba Tetap Tidak Bisa

Setelah itu, personel langsung menuju ke titik kebakaran. Sekira pukul 12.45 Wib, personel tiba di lokasi kebakaran yang mana saat itu sudah ada personel Damkar dan satu unit Mobil Damkar sedang memadamkan api yang bantu juga oleh warga sekitar.

Sekira pukul 13.30 Wib, api yang telah membakar gudang terbuka dan gudang tertutup berhasil dipadamkan. Diduga pemicu dari kebakaran gudang serta kendaraan tersebut disebabkan oleh terbakarnya mesin penyedot air yang digunakan oleh pekerja gudang.

Untuk memindahkan BBM jenis solar serta api cepat membesar karena kondisi cuaca di Kecamatan Belinyu terbilang panas. Dan juga di lokasi kejadian terdapat BBM jenis solar sebanyak kurang lebih 2 ton.

Baca Juga  DPRD Babel Pantau Ketersediaan BBM di Belitung

Diduga gudang milik Erwin itu digunakan oleh BD untuk bongkar muat BBM jenis solar Ilegal atau tanpa izin. Mengingat di lokasi itu tidak ada papan perizinan yang dikeluarkan oleh pihak terkait. BD sendiri menaungi PT Surya Bangka Jaya Energi atau SBJE.