PT Timah Kembali Berencana Nambang di Laut Beriga, Warga Kompak Menolak
Anggota Komisi III DPRD Bangka Belitung, Yogi Maulana mengingatkan PT Timbah agar jangan terburu-buru untuk menambang di Laut Batuberiga.
Yogi yang juga mantan Anggota Pansus Rencana Penambangan PT Timah di Desa Batuberiga, menyebut PT Timah harus mendahulukan kepentingan masyarakat Batuberiga yang mayoritas sebagai nelayan dibandingkan kepentingan kelompok.
Demikian dikatakan politisi Gerindra ini menyikapi keresahan nelayan desa setempat atas keberadaan PIP dan pos pengamanan baru beberapa hari ini.
“Kita minta PT Timah jangan terburu-buru atau tergesa-gesa sebleum masyarakat Desa Batubetiga setuju dan mendukung penambangan di wilayahnya,” tambah politisi muda asal Bangka Selatan ini, Senin (3/3/2025)
Yogi menjelaskan, dalam PKKPRL disebutkan ketika PT Timah mengimplementasikan IUP-nya untuk dieksploitasi maka harus terhindar dari konflik sosial dengan masyarakat.
“Dalam rapat bersama pansus beriga pun PT Timah tidak bisa menunjukkan keberhasilan program reklamasi pasca tambang. Semua hancur dan kacau seperti Suka Damai dan Permis, Bangka Selatan. Di Permis hingga saat ini 80% IUP milik PT Timah tapi hasilnya lari bukan ke PT Timah,” tambah Yogi.
Untuk itu, kata Yogi, Fraksi Gerindra menyarankan agar mari bersama menjaga laut Batuberiga karena potensi hasil nelayannya sangat luar biasa.
“Kami bersama masyarakat Batuberiga tegas menolak rencana kegiatan yang akan dilakukan PT Timah di laut Beriga,” tutup Yogi.
