Rumah Dunia, Rumah yang Menginspirasi Dunia Literasi
Oleh: Rusmin Sopian
“Rumah Dunia?” Pekik seorang kawan saat penulis menarasikan eksistensi komunitas literasi yang dibangun Gol A Gong dan kawan-kawan dalam memajukan dunia literasi Indonesia.
Bagi penulis, Rumah Dunia adalah rumah pengetahuan dalam bidang literasi. Dalam dunia kepenulisan. Dalam dunia buku. Dan tentunya dunia membaca.
Semenjak mengenal pendiri Rumah Dunia Gol A Gong tahun 2012, penulis seolah-olah menjadi bagian dari komunitas literasi yang dibangun dengan kata-kata itu.
Komunitas Rumah Dunia bukan areal asing bagi penulis. Seakan-akan menjadi bagian dari keluarga komunitas literasi itu.
Bergaul dengan para relawan dalam candradimuka literasi itu. Saling berbagi cerita. Saling berbagi kisah. Dan tentunya saling berbagi inspirasi untuk menulis.
Menginap di Rumah Dunia bukanlah sesuatu malam yang baru bagi penulis. Demikian pula menyaksikan kegiatan pelatihan menulis yang selalu menjadi agenda utama di Rumah Dunia.
Relawan Rumah Dunia seperti Abdul Salam (alm), Arif Baehaqi, Daru, Hilman dan Jack adalah nama-nama yang amat penulis kenal secara pribadi dan masih terus terjalin komunikasi hingga saat ini.
Pada sisi lain, melalui Rumah Dunia setidaknya, pengenalan terhadap dunia literasi tidak buta aksara. Setidaknya, pemahaman tentang apa dan bagaimana literasi berkembang biak.

