Dan betapa bangganya ketika pada suatu kegiatan di Hari Buku Sedunia (World Book Day) tahun 2016/2017, buku kumpulan cerpen karya penulis yang berjudul “Pada Suatu Malam di Kamar Nomor Satu Blok Satu ” diluncurkan di Rumah Dunia.

Berlanjut dengan kegiatan World Book Day tahun 2017/2018, di mana buku kumpulan cerpen yang berjudul “Mereka Bilang Ayahku Koruptor kembali diluncurkan di komunitas Rumah Dunia.

Rumah Dunia memang selalu mengangeni. Dirindui. Bukan hanya disapa dengan ribuan buku-buku, lebih dari sekadar itu. Ada denyut literasi yang mengkristal dalam jiwa.

Tak terasa, 3 maret 2025, Komunitas Rumah Dunia telah berusia 23 tahun. Sebuah umur yang tergolong muda dengan perjalanan waktu yang penuh dengan makna. Sarat dengan balutan semangat menggelorakan literasi ke pelosok negeri ini. Mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selamat tambah usia untuk Rumah Dunia.
Teruslah menginspirasi dunia dengan kata-kata.

Ngomong-ngomong, apakah pembaca sudah pernah berkunjung ke Rumah Dunia di Kampung Ciloang Serang Banten?

Salam literasi dari Toboali.

Penulis merupakan Ketua GPMB Bangka Selatan.