Meraih Malam Lailatul Qodar
3. Memperbanyak Amal Salih, Nabi muhammad Saw bersabda, ”Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qodar dengan berbagai amal ibadah secara yakin dan percaya dengan pahala yang disediakan Allah dan dengan hati yang Ikhlas mengerjakannya, maka Allah akan mengampuni segala dosanya yang telah lalu.
Kita semua memang tidak ada yang tahu kapan malam Lailatul Qodar itu akan datang, akan tetapi dengan dirahasiakan itulah agar kita semua ada kesungguhan dalam menghidupkan seluruh hari di bulan Ramadan, sebab sebagaimana disebutkan di dalam hadist ”Pahala sunnah di bulan Ramadan sama dengan pahala ibadah wajib pada bulan selainnya dan agar kita bersungguh-sungguh dalam mencari malam Lailatul Qodar, sebab nilainya lebih baik dari 1000 bulan (83 tahun 4 bulan)
Ada sebagian ulama berpendapat bahwa malam Lailatul Qodar itu bisa saja terjadi sejak dari awal masuknya bulan Ramadan sampai akhir. Ada juga yang berpendapat bahwa malam Lailatul Qodar itu ada pada sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadan (Madzhab Imam Syafi’i).
Hahkan ada yang mengkhususkan di malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir. Tidak sepatutnya kita sebagai umat Islam saling memperdebatkan kapan malam Lailatul Qodar itu akan terjadi.
Namun yang jelas dan pasti hanya terjadi di malam bulan Ramadan saja, Allah merahasiakannya.
Pada malam itu ada ciri-ciri alam yang menandakan bahwa malam itu adalah malam Lailatul Qodar.
Mari kita hidupkan bulan Ramadan ini dengan memaksimalkan hal-hal positif, beramal salih dan tentunya jangan dikendorkan niat ibadahnya ya…perbanyak ibadah sebanyak mungkin.
Semoga di bulan Ramadan ini kita semua bisa mensucikan diri dari dosa, meraih kemenangan dalam kesabaran dan menahan diri dari hawa nafsu serta dapat meraih keberkahan dari malam Lailatul Qodar. Wallahu A’lam bisshoaf.
Penulis merupakan Pengajar di Pondok pesantren Qur’an Cahaya.
