Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Aceh Yan Rusmanto yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin, malam, membenarkan kaburnya warga binaan itu.

Sementara itu, informasi yang dihimpun, kaburnya narapidana tersebut pada Senin (10/3) jelang berbuka puasa. Mereka ada yang kabur melalui pintu utama dan ada juga dari atap lapas.

Warga yang sedang beraktivitas di luar penjara tersebut sempat panik melihat banyaknya narapidana melompat dari pintu gerbang utama lapas. Beberapa warga juga terlihat merekam video kaburnya warga binaan tersebut menggunakan telepon.

Bupati Aceh Tenggara M. Salim Fakhry, menyebut penyebab kaburnya puluhan napi lantaran kecewa dengan anggaran makan hanya Rp20 ribu.

Sementara informasi lainnya adalah para napi menginginkan adanya bilik asmara. Sementara pembangunan bilik asmara harus persetujuan pusat.

Baca Juga  Kunjungi Aceh, Jenderal Purn Dudung Serahkan Bantuan Starlink