Jangan Galau
Sebagaimana kisah para nabi, ada banyak keajaiban dalam kehidupan ini. Nabi Musa A.S. yang membelah lautan dan Nabi Sulaiman A.S. yang bisa berbicara dengan hewan adalah bukti bahwa tidak semua hal dapat dijelaskan dengan rumus logika manusia.
Begitu pula dalam kehidupan modern saat ini. Ada orang yang tiba-tiba mendapat kesempatan besar tanpa diduga, seperti seorang fotografer amatir yang hasil karyanya viral dan akhirnya mendapat tawaran dari brand besar misalnya.
Dalam skala kecil dan terdekat dari kita, jika kita mengukur semuamya hanya berdasarkan hitung-hitungan matematika, mungkin akan sangat banyak hal yang tidak bisa kita dapatkan dan raih. Ada keterbatasan materi, waktu, tenaga dan lainnya yang menghalangi kita.
Tapi, lagi-lagi ada hal di luar jangkauan kita yang terjadi yang membuat semua itu mungkin terjadi. Ada “tangan gaib” yang bekerja dan melipat gandakan peluang tejadinya sesuatu. Dalam ranah keimanan, kadang kita menyebutnya dengan taqdir atau kuasa Allah SWT. Kuasa yang terjadi jika Allah berkehendak itu terjadi. Kun Fayakun.
Hidup tidak selalu bisa dihitung dengan logika dan matematika. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hasil, termasuk kerja keras, keuletan, serta keberkahan dan kehendak Tuhan. Oleh karena itu, jangan pernah berkecil hati jika perhitungan awal tampak tidak menguntungkan.
Yang terpenting adalah terus berusaha, berpikir kreatif, dan tetap percaya bahwa setiap usaha akan membuahkan hasil yang terbaik, meskipun jalannya tidak selalu bisa diprediksi. Tugas kita adalah berusaha. Allah yang akan menunjukkan jalannya.
Penulis merupakan Pengajar di Pondok Pesantren Qur’an CAHAYA, Bangka Selatan.
