Bulan Ramadan, Bulan Menulis
Gerakan literasi tanpa disadari sudah ada sejak 14 abad yang lalu. Al-Qur’an melalui ayat-ayatnya telah mencanangkan gerakan literasi.
Ayat pertama dari surah Al Alaq dengan redaksi “Iqro’” atau “bacalah” adalah motivasi awal dan ajakan kepada kita untuk membaca.
Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw pertama kali pada 17 Ramadan.
Ya, bulan Ramadan, bulan menulis selaras dengan apa yang telah dimulai oleh para pengajar di Ponpes Qur’an Cahaya.
Secara kesehatan, menulis akan meningkatkan daya ingat. Menulis bagi guru mungkin bisa dikatakan sebagai sebuah kebutuhan.
Setiap hari mereka menulis khususnya mata pelajaran bagi siswa-siswanya.
Menulis bukan berarti kita harus menjadi penulis. Minimal kita tahu gambaran secara garis besar tentang menulis.
Gerakan literasi akan menciptakan SDM yang unggul dan kritis. Ponpes Qur’an Cahaya sudah memulai gerakan itu sejak tiga tahun lalu. Apresiasi yang tinggi atas gerakan itu.
Semoga gerakan menulisnya akan terus berlanjut bukan hanya pada Ramadan saja tetapi juga pada bulan lainnya.
Menulislah karena ibadah dan insyaallah akan menjadi amal jariyah.
Salam literasi.
Penulis merupakan Ketua PWI Bangka Selatan.
