Bulan Ramadan, Bulan Menulis
Oleh: Dedy Irawan, Wartawan Timelines.id
Ini adalah tahun ketiga para pengajar di Ponpes Qur’an Cahaya, Bangka Selatan aktif menulis saat bulan Ramadan.
Bahkan di Ramadan 1446 H ini, para pengajar mulai dari TK IT, SD IT dan SMP IT ikut andil dalam program Hikmah Ramadan Timelines.id.
Ya, program ini sudah kami laksanakan sejak tiga tahun lalu. Di tahun pertama, hanya Ustaz Al Anshori dan Ustaz Al Ghozali saja yang terlibat dalam program ini.
Namun dua tahun belakangan guru-guru di SD IT dan SMP IT Qur’an Cahaya mulai aktif menulis dengan tema Ramadan yang berbeda-beda.
Selain mengajak para guru aktif menulis, program ini juga sekaligus untuk mengedukasi pembaca tentang keistimewaan bulan Ramadan.
Mengutip artikel Erlan Naofal yang berjudul “Menulis Adalah Ibadah” (2019), kalaulah tidak ada alasan lain yang cukup mendorong kita untuk menulis, maka cukupkanlah ibadah sebagai satu-satunya alasan yang mendorong kita untuk menulis.
Menulislah dengan niat ibadah karena hal itu membuat kita telah membuka keran ilmu dari Sang Maha Sumber ilmu yang takkan pernah habis.
Menulislah karena menulis adalah ibadah spesial. Ia adalah ibadah jariah tiada bedanya dengan amal ibadah jariah seperti membangun masjid, membangun madrasah, sekolah, pesantren dan lain-lain.
Menulislah karena menulis adalah sebuah amal jari`ah yang terus menerus mengalir pahalanya bagi sang penulis selama tulisannya didasari niat karena Allah dan bermanfaat bagi generasi setelahnya.
Para pengajar di Ponpes Qur’an Cahaya sudah melakukan itu. Mereka berdakwah melalui tulisan-tulisan hikmah Ramadan.
Dengan tulisannya, secara tidak langsung sudah mendorong gerakan literasi (baca tulis) di Bangka Selatan khususnya.
