Kelola THR Lebaran Anak, Orang Tua Wajib Ajarkan Ini!
Hal itu dilakukan dengan mendiskusikan berapa banyak uang “THR lebarannya” yang harus dibelanjakan, ditabung atau diinfakkan.
Dengan begitu, kita juga telah mengajarkan kepada anak tentang arti penting “keinginan vs kebutuhan” sehingga anak dapat menentukan prioritas dalam membelanjakan uangnya.
Selain itu kita juga bisa memberi pengalaman bagi anak dengan mengajarkannya untuk membeli dan membayar barang yang diinginkanya sesuai dengan keputusan yang diambilnnya.
3. Berinfak
Selain menabung dan mengambil keputusan, berinfak juga bisa menjadi bagian dari pengelolaan uang “THR Lebaran” anak.
Hal itu bisa kita lakukan dengan mengajak anak memasukan beberapa uang “THR lebarannya” pada kotak amal masjid ketika salat Jumat.
Kenapa itu penting? Kita mencoba mengajarkan pada anak bahwa setiap pendapatan yang kita dapat ada hak orang lain di dalamnya dan untuk melembutkan hatinya agar bisa berbagi.
4. Membeli Barang Bernilai Manfaat Atau Investasi
Langkah ke empat dalam mengelola uang “THR Lebaran” anak adalah dengan membeli barang bermanfaat bagi anak atau berinvestasi.
Kadangkala jumlah uang “THR lebaran” anak tidak sedikit, kendati begitu itu adalah uang yang dimiliki oleh anak.
Maka dari itu dalam kaitan pembeliannya pun harus memiliki nilai manfaat bagi anak agar tidak terkesan sia-sia.
Dulu ketika anak saya masih TK saya membelanjakan uang “THR lebarannya” untuk membeli buku anak, almari pakain anak dan helm anak sehingga sampai sekarang masih bisa dimanfaatkan dan digunakan.
Atau jika memang banyak, kita bisa mengajak anak untuk berinvestasi dengan membelanjakannya perhiasan atau emas batangan sehingga anak memiliki pembelajaran investasi sejak dini.
Ayo ayah, bunda, abi, umi, mami, papi, bapak, mak kita ajarkan anak kita mengelola uang “THR lebaran” secara bijak. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Penulis merupakan pengajar di SMPN 2 Tukak Sadai, Bangka Selatan.
