Hanya Miliki 5 Personel, Begini Kisah UPT Laboratorium DLH Beltim Raih Akreditasi
“Memang perjuangannya cukup panjang dimulai dari 7 Mei 2024 itu, kita pertama menghadapi audit kelayakan sebagai gerbang pertama proses akreditasi, kita upload dokumen sistem manajemen mutu laboratorium melalui KANMIS, Terus dinilai sama mereka. Alhamdulillah lolos,” cerita Aris.
Kemudian gerbang kedua yang harus dilalui itu adalah audit kecukupan sekitar bulan Agustus 2024. Aris mengatakan walaupun secara online tapi Asesor meriview secara detail, lebih detail lagi daripada audit kelayakan yang pertama. UPT Laboratorium DLH sempat dinyatakan belum cukup dari Asesor di Jakarta.
“Dikasih waktu 2 bulan, perbaikan, kita cari yang mana yang dinyatakan masih kurang atau belum cukup, kita perbaiki dan kurang dari 1 bulan kita sudah upload kembali, dinyatakan oke, setelah dua gerbang tadi tim Asesor datang ke sini untuk melakukan asesmen lapangan selama 3 hari pada tanggal 18-20 November 2024,” jelas Aris
Saat asesmen Tim Asesor melakukan verifikasi implementasi dokumen sistem manajemen mutu secara langsung baik itu dengan metode “witnessing” maupun “interview” dengan melihat bukti-bukti rekaman implementasi kemudian dari itu didapatkan beberapa temuan ketidaksesuaian yang harus diperbaiki oleh manajemen laboratorium selama 3 bulan, sehingga praktis tanggal 20 Februari 2025 tindakan perbaikannya harus sudah selesai dan diterima oleh tim asesor KAN.
“Nah kebetulan di ujung tahun 2024 kawan-kawan ini kan persiapan PPPK jadi prosesnya agak “slow respon”, di pertengahan Januari baru kita bisa fokus, ternyata temuan itu bisa dinyatakan memenuhi sama tim asesor nya sekitar tanggal 13 Februari 2025 dari batas waktu “deadline” nya itu tanggal 20 Februari,” sambungnya.
Aris menjelaskan proses terakhir akreditasi KAN adalah rapat Pantek (Panitia Teknis) oleh tim Asesor di Jakarta dan ini menentukan layak tidaknya Laboratorium Pengujian LH Beltim diberikan sertifikat akreditasi. Setelah melalui sidang konsil KAN, Alhamdulillah pada tanggal 19 Maret 2025 UPT Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Beltim diberikan sertifikat Akreditasi Laboratorium Pengujian.
“Alhamdulillah dengan personil yang hanya lima orang. Bayangkan ini satu orang bisa ngerangkap dua sampai tiga fungsi tapi dengan tekat kuat kita sampai ke tingkat ini dan berhasil,” kata Aris lega. (Wr)
