HMI UBB Soroti Pengelolaan Sampah di Pangkalpinang Kurang Maksimal
Ia mempertanyakan “sebenarnya siapa yang salah? Apakah masyarakatnya atau pemerintah? Lalu orang yang membuang sampah dipinggir jalan siapa? Apakah masyarakat kelurahan setempat atau orang dari luar kelurahan atau bahkan dari luar Kota Pangkalpinang?”.
Pentingnya pemerintah kota dan pihak kelurahan melakukan pendekatan kepada masyarakat agar permasalahan sampah ini bisa terselesaikan dari akarnya. Kebijakan/solusi apapun yang dikeluarkan kalau tidak tepat sasaran dan kurangnya langkah kongkrit tidak akan membuahkan hasil. Kerja sama antara pemerintah kota dengan pihak kelurahan serta masyarakat harus bisa dimaksimalkan.
Di sisi lain Pemerintahan kota seharusnya memasang kamera pemantau di tempat yang banyak tumpukan sampah. langkah kongkret tersebut diharapkan bisa memberikan rasa takut kepada oknum yang membuang sampah sembarangan serta dapat menindaklanjuti pelaku pembuangan sampah yang ketahuan oleh kamera pemantau.
Kedua mahasiswa sekaligus aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut mengharapkan pemerintahan kota, pihak kelurahan, dan masyarakat dapat bekerja sama dengan maksimal dalam mengatasi masalah sampah ini. Masyarakat harus peduli dengan kondisi lingkungan sekitar agar Kota Pangkalpinang bisa bersih dan rapi.
Mereka mengharapkan segera Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk tindaklanjuti permasalahan ini. Permasalahan kecil seperti ini menyangkut keterlibatan aktivitas dan kesehatan masyarakat umum, sehingga harus ada solusi daripada tindakan ini.
Ada beberapa solusi yang ditawarkan oleh kedua kader HMI ini. Pertama, Pemerintah harus lakukan upaya pencegahan terhadap pembuangan/penumpukan sampah sembarang ditepi jalan umum. Baik itu dengan memasangkan CCTV agar oknum yang bersangkutan merasa terawasi atas tindakannya.
Jika memang masih terjadi harus ada upaya yang mampu memberikan efek jera kepada pelaku.
Kedua, Pengelolaan TPA Sampah Kota Pangkalpinang segera dimaksimalkan. Karena mereka telah mendengar banyak keluhan warga sekitar ketika ke lokasi beberapa bulan yang lalu.
