Green Leadership Indonesia Edukasi Perubahan Iklim di SMPN 9 Pangkalpinang
Narasumber juga menjelaskan bahwa dampak perubahan iklim, seperti cuaca ekstrem, banjir, dan kekeringan, sudah dirasakan oleh masyarakat Bangka Belitung. mengenai perubahan iklim, termasuk faktor-faktor yang menyebabkannya, seperti deforestasi dan emisi gas rumah kaca.
Acara Ngobrol Iklim ini sukses memberikan pemahaman baru kepada para siswa mengenai pentingnya peran mereka dalam menghadapi perubahan iklim. Dengan kolaborasi antara sekolah dan organisasi Green Youth Movement, diharapkan kesadaran akan perubahan iklim terus tumbuh, dan para pemuda dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan,”ujar Fiorenza Green Youth Movement.
“Semoga generasi anak muda bisa menjaga dan melestraikan lingkungan yang ada di Bangka Belitung, untuk masa depan. Anak muda harus mempunyai program jangka pendek, menengah dan panjang untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
