Lebih lanjut, diakui Batianus kondisi persampahan di Bangka Tengah memang sangat memprihatinkan.

“Kami akan bahas dan kaji, tentunya kemampuan daripada Pemerintah Daerah terkait keserisusan maupun SDM dalam hal pengelolaan TPST, kemudian kemampuan daerah dalam hal biaya operasional TPST,” terangnya.

“Terakhir, apakah manfaat TPST ini secara keseluruhan, karena rencananya akan dibangun di Jongkong, Kecamatan Koba, yang tentu akan menyelesaikan masalah sampah di Koba dan Lubukbesar,” sambungnya.

Batianus mempertanyakan, bagaimana pengelolaan sampah di 4 Kecamatan lainnya.

“Apa memungkinkan sampah dari Pangkalanbaru dibawah ke TPST di Koba atau diolah di Pangkalanbaru, maka dari itu kami akan memberi satu jawaban melalui Pimpinan DPRD terkait kesiapan penganggaran operasional,” ucapnya.

Baca Juga  Dinkes Bateng Catat Lonjakan 25 Kasus HIV: Ini Langkah Pencegahannya

Batianus menekankan, apabila jawaban DPRD tidak memuaskian, tentu pihaknya akan memberi rekomendasi terkait pola-pola pengelolaan sampah per kecamatan.

“Jadi, sekali lagi ini baru rencana, uangnya belum ada, ini masih usulan, kalau ada lanjutkan,” imbuhnya.