Biasanya anak yang menggangap orang tua sebagai sahabat akan lebih terbuka kepada orang tuanya, nah sifat ini bisa di tanamkan sejak dini dengan menjalin hubungan yang baik bagi anak dengan hubungan yang baik  ini tentunya mendorong anak untuk berbagi perasaan dan pendapat tanpa merasa di hakimi, belajar untuk mengatasi stigma mungkin dihadapi anak tentang emosional dan mental.

Orang tua perlu memberikan dukungan dan pemahaman bahwa berbicara tentang perasaan adalah hal yang penting dan normal bukan malah engan mendengar cerita anak dengan dalih lelah atau semua orang punya masalah, ada banyak anak yang kurang terbuka karena merasa di hakimi oleh orang tuanya jika mengungkapkan isi hatinya ini biasanya menyebabkan terjadinya pembrontakan anak.

Baca Juga  Peran Masyarakat Adat dalam Menjaga Ekosistem dan Kedaulatan Pangan

Selain itu orang tua juga bisa melibatkan anak dalam menyelsaikan permasalahan kecil sehingga ini bisa menimbulkan rasa percaya diri anak, membangun sifat tanggung jawab anak. Anak juga harus di berikan contoh yang nyata bagaimana cara mengelola emosi yang baik, memberikan contoh empati terhadap lingkuangan sekitar agar anak lebih peka dengan lingkungannya.

Dengan pola asuh yang baik ini tentunya membuat hubungan orang tua dan anak menjadi lebih hangat tanpa mengintimidasi pihak manapun.

Sebagai orang tua, kita memang memiliki tanggung jawab yang besar dalam mendidik dan membentuk karakter anak demi masa depan gemilang anak- anak kita.

Tentunya setiap orang tua menyayangi anaknya dengan sepenuh hati dengan caranya masing- masing, tetapi alangkah baiknya kita berusaha menciptakan ruang terbuka yang penuh dukungan dan pengertian, kita tidak hanya membantu mereka untuk berbagi perasaan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab.

Baca Juga  Menciptakan Ekonomi Kreatif Berbasis Pembangunan Infrastruktur Monumental Melayu  

Mari kita berkomitmen untuk mmenjadi sahabat yang baik bagi anak kita, mendengarkan tanpa menghakimi dan memberikan contoh yang positif.

Dengan cara ini, kita dapat berharap generasi mendatang akan tumbuh menjadi individu yang kuat, empatik, dan siap menghadapi tantangan hidup. Teruslah belajar cara yang baik untuk membangun hubungan yang baik. Ingatlah bahwa hubungan yang baik antara orang tua adalah fondasi bagi masa depan yang gemilang.

Penulis merupakan mahasiswi Bisnis Digital Universitas Bangka Belitung.